PT Jetour Sales Indonesia memastikan versi elektrifikasi dari SUV andalannya segera meluncur di Tanah Air. Model yang dimaksud adalah Jetour T2 PHEV, yang dijadwalkan hadir pada semester kedua 2026. Sales Director PT Jetour Sales Indonesia, Michael Budihardja, mengatakan minat konsumen terhadap T2 PHEV cukup tinggi dan peluncurannya tetap sesuai rencana awal. “T2 PHEV ini memang masih ditunggu oleh konsumen. Kami tetap on schedule untuk meluncur di semester kedua tahun ini,” kata Michael di JIExpo Kemayoran, Jakarta (13/2/2026). Meski demikian, pihaknya belum memastikan ajang pameran apa yang akan menjadi panggung debut resmi SUV tersebut. “Belum tahu (meluncur di pameran mana). Yang jelas di semester kedua,” ujarnya. Terkait spesifikasi, Jetour masih mematangkan varian yang akan dipasarkan di Indonesia. Menurut Michael, unit yang saat ini dibawa bukan versi penggerak semua roda. Penyerahan unit Jetour T2 “Untuk variannya, kami masih mempelajari tipe mana yang akan kami keluarkan untuk PHEV. Tapi unit yang kami bawa sekarang bukan yang AWD. Kemungkinan besar bukan all wheel drive, melainkan 4x2,” kata dia. Keputusan tersebut disebut berdasarkan hasil survei pasar. Jetour ingin memastikan konfigurasi yang ditawarkan benar-benar sesuai kebutuhan konsumen Indonesia. “Tentu saja berdasarkan survei pasar. Kami melihat apakah varian 4x4 atau AWD itu cukup diterima atau tidak. Salah satunya makanya untuk model sebelumnya kami langsung launching AWD. Nah, untuk PHEV, kami siapkan juga yang 4x2,” ucap Michael. Kabin Jetour T2 Sebagai gambaran, Jetour T2 versi reguler saat ini mengusung mesin bensin 2.000 cc T-GDI yang mampu menghasilkan tenaga 245 PS atau setara 243 Tk dan torsi 375 Nm pada putaran 1.750–4.000 rpm. Tenaga tersebut disalurkan melalui transmisi dual-clutch 7-percepatan (7DCT) ke sistem penggerak Realtime 4WD. Adapun Jetour T2 PHEV kabarnya akan dibekali mesin hybrid 1.5TGDI generasi kelima. Mesin tersebut diklaim memiliki efisiensi termal hingga 44,5 persen, dengan output tenaga mencapai 221 Tk dan torsi 390 Nm. Mobil yang diduga Jetour T2 tertangkap kamera Kompas.com di PIK 2 Mesin bensin itu dipadukan dengan baterai berkapasitas 26,7 kWh, yang dalam kondisi tertentu, motor listrik mampu memberikan sensasi berkendara yang sangat senyap, hampir menyerupai kendaraan listrik murni. Untuk menunjang performa dan kenyamanan, Jetour T2 PHEV menggunakan transmisi Dedicated Hybrid Transmission (DHT) 3-percepatan. Sistem ini dirancang agar perpindahan gigi terasa lebih halus, tanpa jeda yang mengganggu saat akselerasi. Dengan kehadiran T2 PHEV, Jetour diharapkan dapat menjangkau konsumen yang menginginkan SUV berkarakter off-road namun tetap menawarkan efisiensi bahan bakar dan pengalaman berkendara yang lebih ramah lingkungan. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang