Insiden mobil Sport Utility Vehicle (SUV) Jetour T2 yang terbakar di ruas Tol Jagorawi sempat menyita perhatian publik setelah videonya viral di media sosial. Peristiwa tersebut disebut terjadi pada Minggu (1/2/2026), memperlihatkan sebuah Jetour T2 dalam posisi melintang di lajur kiri dan menghadap berlawanan arah, dengan api melahap sebagian besar bodi kendaraan disertai asap hitam yang membumbung tinggi. Menanggapi kejadian itu, PT Jetour Sales Indonesia menegaskan bahwa insiden tersebut tidak berkaitan dengan kualitas produk maupun fitur keselamatan kendaraan. Jetour T2 di IIMS 2026 Berdasarkan informasi awal dari otoritas berwenang, peristiwa tersebut dinyatakan sebagai kecelakaan lalu lintas. “Terkait insiden yang melibatkan produk Jetour baru-baru ini, berdasarkan informasi dari otoritas berwenang, kejadian tersebut murni merupakan kecelakaan lalu lintas,” ujar Marketing Director PT Jetour Sales Indonesia, Moch Ranggy Radiansyah di IIMS 2026, Kamis (5/2/2026). Jetour Indonesia juga menyatakan menghormati seluruh proses yang sedang dilakukan oleh pihak berwenang. Perusahaan turut menyampaikan doa dan harapan terbaik bagi konsumen maupun pihak-pihak lain yang terdampak dalam insiden tersebut. Penyerahan unit Jetour T2 Meski demikian, hingga saat ini belum ada hasil investigasi final yang menjelaskan penyebab pasti terjadinya kecelakaan tersebut. Ranggy mengatakan bahwa pihaknya akan menunggu hasil resmi dari otoritas terkait sebelum menyampaikan kesimpulan lebih lanjut kepada publik. “Secara internal, Jetour sedang melakukan peninjauan berkelanjutan secara paralel untuk mengumpulkan fakta-fakta agar informasi yang disampaikan nantinya akurat dan bertanggung jawab,” kata dia. Jetour Indonesia tanggapi insiden Jetour T2 yang terbakar di Jalan Tol saat IIMS 2026 Langkah ini dilakukan untuk mengumpulkan fakta-fakta yang relevan, sehingga informasi yang disampaikan ke publik nantinya tetap akurat dan bertanggung jawab. Sejauh ini, informasi yang diterima Jetour dari pihak berwenang tidak menunjukkan adanya masalah yang berkaitan dengan kualitas produk (product quality) maupun fitur keselamatan kendaraan. Jetour pun berharap masyarakat dapat menunggu hasil investigasi resmi dan menyikapi insiden ini secara objektif, sembari perusahaan terus berkomitmen menjaga standar kualitas dan keselamatan produknya di pasar Indonesia. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang