Insiden kecelakaan yang melibatkan SUV Jetour di ruas Tol Jagorawi masih menjadi perhatian publik sampai hari ini. Menanggapi kejadian tersebut, PT Jetour Sales Indonesia menegaskan bahwa peristiwa itu tidak berdampak pada minat konsumen terhadap produk Jetour, sekaligus memastikan komitmen perusahaan terhadap aspek keselamatan kendaraan. Marketing Director PT Jetour Sales Indonesia, Moch Ranggy Radiansyah, menyampaikan bahwa hingga saat ini animo masyarakat terhadap produk Jetour tetap terjaga. mobil Jetour T2 terbakar usai kecelakaan “Kalau dari kami animo tidak berkurang, animo masih secara nasional juga ya,” ujar Ranggy di JIExpo Kemayoran, Kamis (5/2/2026). “Kami juga selalu komitmen terhadap keselamatan. Itu elemen yang paling penting ketika kami ciptakan produk dan kami pastikan produk yang diproduksi oleh Jetour Indonesia, didistribusikan oleh Jetour Indonesia sesuai dengan standar keselamatan keamanan di Indonesia maupun di global,” kata dia. Lebih lanjut, Ranggy mengungkapkan bahwa korban dalam kecelakaan di Tol Jagorawi tersebut merupakan salah satu konsumen pertama Jetour di Indonesia yang baru saja menerima unit kendaraannya. Test drive Jetour T2 Pihak Jetour Indonesia juga telah menemui langsung konsumen yang terlibat dalam kecelakaan tersebut. Dari hasil pertemuan dan informasi yang disampaikan konsumen, Ranggy menegaskan bahwa insiden tersebut merupakan kecelakaan lalu lintas dan tidak berkaitan dengan kualitas produk. “Jadi konsumen informasinya adalah mobil terguling, lalu juga airbag berfungsi, fitur keselamatan berfungsi. Jadi kami pastikan fitur keselamatan berfungsi normal. Dan juga pintu bisa dibuka,” ucap Ranggy. “Kalau teman-teman lihat videonya itu tidak sampai dua detik pintu bisa langsung dibuka karena ada mekanisme double pull, juga dengan struktur yang memang tidak ter-impact oleh kejadian tersebut,” ujarnya. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang