Honda Prelude laris manis di Indonesia. Bahkan, kendaraan premium yang harganya hampir Rp 1 miliar itu sold out dalam hitungan hari. Lantas, siapa saja konsumennya?Yusak Billy selaku Sales & Marketing and After Sales Director PT Honda Prospect Motor (HPM) mengatakan, konsumen Honda Prelude di Indonesia bukan didominasi kalangan loyalis. Pembelinya justru mereka yang menyukai otomotif secara umum dan sudah 'merdeka' secara finansial. "Loyalis Honda 40 persen aja sebetulnya, semua antusias mobil itu suka banget sama Prelude. Jadi istilahnya, kalau kamu beli mobil ini kamu nggak perlu pembuktian apapun," ujar Billy saat ditemui di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat.Honda Prelude Foto: Dok. HondaBilly memastikan, Indonesia hanya kebagian jatah 100 unit Honda Prelude selama 2026. Menariknya, kuota itu langsung habis dalam waktu tiga hari. Pencapaian tersebut lantas mengejutkan HPM dan prinsipal mereka di Jepang."Iya, iya (mengejutkan). Karena itu dalam sehari 40 unit habis. Terus setelahnya dapat tambahan 60 unit, karena pesanan ketika itu sudah 100 unit lebih. Oh, itu pun iya (prinsipal kaget dengar penjualan Prelude di Indonesia)," tuturnya.Pemesan Honda Prelude, kata Billy, terus bertambah dari hari ke hari. Sementara ketersediaan stoknya benar-benar terbatas. Bahkan, dia mengingatkan, konsumen yang memesan sekarang baru akan menerima unitnya 2028!"Sekarang SPK Prelude sudah 237 unit. Berarti kalau konsumen mau pesan sekarang, harus nunggu sampai 2028, karena tiap tahun hanya dapat 100 unit," ungkapnya."Tapi kami terus berkoordinasi dengan principal supaya alokasi bisa dimajukan. Jadi konsumen bisa dapet lebih cepat," kata dia menambahkan.Sebagai catatan, Honda Prelude meluncur di Indonesia akhir bulan lalu. Kendaraan premium itu dibanderol berkisar Rp 925-975 jutaan dengan status on the road Jakarta.Menariknya, Indonesia menjadi negara pertama di Asia Tenggara yang kebagian jatah Honda Prelude. Sedan kencang tersebut masih berstatus impor utuh atau CBU (completely built up) dari pabrik Jepang.Pengiriman perdana Honda Prelude dijadwalkan baru dimulai Mei mendatang. Distribusinya akan dilakukan secara bertahap sesuai ketersediaan stok di Indonesia.