BYD berhasil mengembangkan e3 Platform untuk mobil listriknya. Saat ini, sudah disematkan ke beberapa model premiumnya di bawah merek Denza. Beberapa model yang sudah mengandalkan e3 Platform, seperti Z9 dan Z9 GT, N8L, dan N9. Denza Z9 GIIAS 2025 Model-model tersebut diposisikan sebagai lini premium dengan dukungan teknologi kendali dan performa yang lebih kompleks. Sementara untuk merek BYD, masih mengandalkan e-Platform 3.0 yang digunakan pada sejumlah model yang telah dipasarkan lebih luas, termasuk di Indonesia. Kehadiran e3 Platform menunjukkan keseriusan BYD dalam mengembangkan teknologi kendaraan listrik dari hulu ke hilir. E3 Platform milik BYD yang disematkan pada Denza Z9 GT Platform ini dirancang untuk menunjang performa, stabilitas, hingga keselamatan dalam satu sistem yang saling terhubung. Tak heran jika penerapannya saat ini masih difokuskan pada segmen atas melalui brand Denza. E3 Platform milik BYD yang disematkan pada Denza Z9 GT Tanggapan BYD Luther T. Panjaitan, Head of Public and Government Relations PT BYD Motor Indonesia, mengatakan, kendaraan listrik buatan BYD mampu menembus limit-limit tertentu, baik dari kecepatan, fitur, kemampuan, dan ketahanan. E3 Platform milik BYD yang disematkan di Denza Z9 GT "Ini adalah teknologi yang dimiliki langsung oleh BYD dan telah disematkan kepada produk-produk dan lini up tertentu. Untuk e3 Platform, kita memang sangat mungkin ya bisa bawa ke Indonesia sesegera mungkin," ujar Luther, dalam sesi Tech Talk, di Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026, di JIExpo Kemayoran, belum lama ini. Menurut Luther, peluang tersebut terbuka karena produk yang menggunakan e3 Platform bukan sekadar konsep. Modelnya sudah dipasarkan dan digunakan di sejumlah negara, sehingga secara kesiapan produk dinilai tidak menjadi kendala besar. "Karena dia telah disematkan di salah satu produk di bawah merek Denza yang juga sudah dijual di pasar-pasar yang dipergunakan untuk keseharian. Kita juga sempat memperkenalkan produknya beberapa waktu lalu, dibawa ke Indonesia dan didemo," kata Luther. Luther menegaskan, sangat mungkin untuk membawa jajaran mobil Denza yang sudah disematkan e3 Platform ke Indonesia. "Memang kita butuh waktu untuk menentukan timing yang tepat. Sebab, pasar dari sisi premium EV ini, saat ini masih dalam proses pengembangan, masih berkembang. Kita juga harus memastikan permintaan agar mudah-mudahan secepat mungkin kita bisa bawa ke Indonesia," ujarnya. Untuk diketahui, e3 Platform dibekali dengan tiga motor listrik dan banyak sensor. Sehingga, lebih bertenaga dan lebih canggih. Selain itu, rangkanya juga lebih rigid, mampu memberikan kestabilan lebih baik saat mobil bermanuver. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang