Terhitung mulai 2026, pemerintah resmi menghapus insentif pajak untuk mobil listrik. Kebijakan tersebut sempat menimbulkan kekhawatiran akan berdampak pada minat beli kendaraan listrik di Tanah Air, terutama di awal tahun. Namun, memasuki bulan kedua penerapan kebijakan tersebut, BYD Motor Indonesia menyebut belum melihat adanya perubahan signifikan di pasar. BYD Indonesia mencatat penjualan lebih dari 54.100 unit sepanjang Januari hingga Desember 2025. Dengan capaian tersebut, BYD mampu menguasai sekitar separuh pangsa pasar dari total penjualan EV nasional. Pergerakan penjualan kendaraan listrik dinilai masih berjalan relatif normal, tanpa gejolak berarti. Luther Panjaitan, Head of Public and Government Relations PT BYD Motor Indonesia, mengatakan, awal tahun 2026 ini belum terlihat perubahan tren dalam segmen mobil listrik. "Saat ini, per Januari trennya belum terlalu kelihatan ya. Bahkan, mungkin ada beberapa administrasi kendaraan itu belum selesai dibukukan di registrasi kendaraan. Jadi, kami belum bisa banyak ngomong apa-apa," ujar Luther, kepada wartawan, saat ditemui di Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026, di JIExpo Kemayoran, belum lama ini. Booth BYD di GJAW 2025 Menurut Luther, masih adanya proses administrasi yang belum rampung turut memengaruhi pembacaan data penjualan. Kondisi ini membuat produsen belum dapat melihat gambaran utuh mengenai respons pasar terhadap penghapusan insentif pajak. Kepastian Kebijakan dan Keputusan Konsumen Pada sisi lain, kepastian kebijakan dinilai menjadi faktor penting bagi konsumen dalam mengambil keputusan pembelian. Kejelasan aturan akan membantu calon pembeli menentukan langkah, terutama di tengah perubahan skema insentif yang sebelumnya berlaku. "Tapi, ya kami harapkan memang kejelasan itu secepat mungkin. Penting, supaya mungkin konsumen bisa melakukan action ya, membeli sekarang sesegera mungkin atau ya mungkin punya pertimbangan lain," kata Luther. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang