VinFast VF3 punya bentuk yang cukup berbeda dibandingkan mobil listrik mungil lainnya. Dimensinya ringkas dengan desain dua pintu, tetapi menawarkan kabin yang cukup luas untuk ukuran bodinya. Karakter tersebut membuat Albert, pemilik VinFast VF3 asal Tangerang yang dikenal lewat akun Instagram @vf3.pinky_boy, tertarik meminang mobil listrik tersebut. Bukan hanya karena bentuknya yang unik, Albert juga memilih VF3 berkelir pink karena menurutnya warna tersebut membuat mobil terlihat semakin lucu. "Saya beli karena bentuknya lucu, dua pintu tapi dalamnya luas dan warna pink sangat lucu," kata Albert kepada Kompas.com, Senin (14/9/2026). VinFast VF3 miliknya dibeli pada 2025. Mobil tersebut hingga kini masih digunakan sebagai kendaraan untuk menunjang mobilitas sehari-hari. Namun, karena sejak awal sudah menyukai tampilan VF3 yang unik, Albert kemudian mulai melakukan sejumlah ubahan sederhana. "Mobil dipakai mobilitas harian. Dan karena lucu, ini mobil sekalian modifikasi sedikit-sedikitnya saja," ujarnya. modifikasi VinFast VF3 Mengusung Konsep Badut Alih-alih membuat VF3 tampil sporty atau elegan, Albert justru memilih konsep yang cukup nyentrik. Ia menyebut konsep modifikasinya sebagai "badut". Tujuannya sederhana, yakni membuat orang yang melihat mobil tersebut langsung menangkap kesan lucu dan berbeda. "Saya konsepnya badut saja. Jadi look-nya orang lihat lucu saja," kata Albert. Menurut dia, konsep tersebut dipilih supaya VF3 miliknya tidak terlihat sama dengan mobil lainnya. Terlebih, gaya modifikasi seperti ini belum tentu menjadi pilihan banyak orang. "Agar tidak sama dengan mobil-mobil yang lain. Jadi konsepnya badut, karena enggak semua orang mau dengan konsep begini. Apalagi yang pakai laki-laki," ucapnya. modifikasi VinFast VF3 Mulai dari Pelek dan Grill Modifikasi yang dilakukan Albert sejauh ini masih tergolong ringan. Bagian pertama yang diubah adalah sektor eksterior. Ia mengganti pelek bawaan dengan pelek aftermarket. Selain itu, bagian grill juga mendapat ubahan dengan memasangkan lampu berbentuk bulat. Ubahan tersebut membuat tampilan bagian depan VF3 menjadi semakin berbeda dari versi standarnya. Selain eksterior, Albert juga memasang front trunk atau frunk untuk menambah kepraktisan mobil saat digunakan sehari-hari. Sektor audio juga ikut mendapatkan sentuhan modifikasi. Menurut Albert, ubahan pada VF3 tersebut memang dilakukan secara bertahap. Ia tidak ingin terburu-buru menyelesaikan seluruh modifikasi karena mobil tersebut tetap digunakan sebagai kendaraan harian. interior VinFast VF3 pinky boy Interior Akan Dibuat Serba Pink Modifikasi VinFast VF3 milik Albert belum berhenti di bagian eksterior. Ke depannya, ia berencana membawa konsep warna pink hingga ke bagian interior. "Ke depannya interiornya mau dibuat pink semua sih. Dan tentunya pelan-pelan saja, sambil dinikmati," kata Albert. Untuk seluruh ubahan yang sudah dilakukan, Albert mengeluarkan dana sekitar Rp 10 juta-Rp 15 juta. Konsep modifikasi tersebut juga menunjukkan bahwa modifikasi mobil tidak selalu harus berorientasi pada performa. Pada VF3 milik Albert, ubahan justru diarahkan untuk memperkuat karakter mobil sebagai kendaraan yang unik dan menghibur. Dengan warna pink, lampu bulat pada bagian depan, pelek aftermarket, serta konsep "badut", VF3 tersebut dibuat supaya memiliki identitas yang berbeda ketika berada di jalan.