Belum lama ini viral di media sosial video yang memperlihatkan mobil listrik VinFast VF3 alami patah arm usai menghajar lubang di salah satu ruas jalan tol. Dalam rekaman yang marak di media sosial, mulanya memperlihatkan mobil VinFast VF3 melaju di lajur cepat jalan tol. Tak berselang lama, mobil kemudian menghajar lubang yang cukup dalam hingga diduga mengakibatkan patah arm. Mobil tersebut kemudian langsung kehilangan kendali hingga menabrak pembatas di sebelah kiri jalan tol. Peristiwa ini memicu berbagai respons di media sosial. Sejumlah warganet mempertanyakan kualitas mobil listrik asal Vietnam tersebut, mengingat banyak kendaraan lain yang juga menghantam lubang jalan tol namun tidak sampai mengalami kerusakan serupa. Terlebih, mobil dinilai melaju dalam kecepatan wajar karena situasi hujan. Menanggapi kejadian tersebut, pihak VinFast melalui Chief Executive Officer VinFast Indonesia, Kariyanto Hardjosoemantoro, menyatakan tengah melakukan peninjauan. Vinfast VF3 “Kami mengetahui adanya insiden tersebut dan saat ini sedang melakukan peninjauan menyeluruh. Kami berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat dan akan menyampaikan pembaruan sesegera mungkin,” ujar Kariyanto, kepada Kompas.com, Minggu (22/2/2026). Insiden ini menjadi perhatian karena segmen mobil listrik perkotaan semakin diminati di Indonesia, termasuk di Jakarta dan kota besar lainnya. Faktor kondisi jalan, desain kaki-kaki, hingga gaya berkendara dinilai menjadi variabel penting dalam menjaga keandalan kendaraan. Hingga saat ini, belum ada keterangan lebih lanjut mengenai penyebab pasti kerusakan maupun hasil investigasi teknis dari pihak pabrikan. Sebagai informasi, saat ini VinFast menawarkan VF3 dengan banderol Rp 195 juta. VinFast VF3 menawarkan jarak tempuh 215 km dalam sekali pengisian penuh, dengan waktu fast charging 36 menit dari 10 sampai 70 persen. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang