Kehadiran VinFast VF 3 menjadi warna baru di pasar mobil listrik Indonesia. Desainnya yang mungil dan berbeda dari kebanyakan mobil listrik membuat VF 3 cepat menarik perhatian, terutama di kalangan pengguna yang menginginkan kendaraan harian praktis dengan tampilan unik. Pengalaman Pengguna Salah satu pemilik VinFast VF 3, Nopiyan Saputra, membagikan pengalamannya setelah sembilan bulan menggunakan mobil listrik tersebut. Menurut Nopiyan, keputusan memilih VF 3 sejak awal bukan semata karena teknologi listriknya, tetapi lebih pada desain. "Alasan utama pilih VF 3 karena bentuknya unik. Lucu, tapi menurut saya timeless," kata Nopiyan, kepada Kompas.com, Selasa (6/1/2025). Modifikasi VinFast VF3 Dalam penggunaan sehari-hari, Nopiyan mengaku cukup puas dengan performa VF 3. Sebagai mobil listrik, efisiensi menjadi nilai jual utama yang langsung terasa. Selain itu, karakter bodi yang ringkas juga menjadi keuntungan tersendiri, terutama saat berkendara di lalu lintas perkotaan yang padat. VF 3 dinilai gesit dan mudah bermanuver. "Pemakaiannya hemat dan praktis. Buat harian enak, di jalan macet juga bisa nyelip-nyelip. Mobilnya ringan," kata dia. Tak hanya itu, desain VF 3 yang berbeda membuat mobil ini kerap menjadi pusat perhatian pengguna jalan lain. Menurut Nopiyan, VF 3 sering dilirik karena tampilannya tidak pasaran. Kelebihan lain yang dirasakan adalah kemudahan untuk dimodifikasi. Modifikasi VinFast VF3 Bentuk sederhana VF 3 memberi ruang bagi pemilik untuk menyesuaikan tampilan sesuai selera. "Mudah dimodifikasi. Mau dibuat lebih personal juga gampang," ujarnya. Kekurangan dan Penanganan Garansi Meski memiliki sejumlah kelebihan, Nopiyan juga mencatat beberapa kekurangan yang ia rasakan selama pemakaian. Salah satu yang paling menonjol adalah pada sektor kaki-kaki. "Kaki-kaki agak ringkih. Rack steer sudah terasa gluduk-gluduk," kata Nopiyan. Keluhan ini bukan hanya ia rasakan sendiri. Menurutnya, beberapa pemilik VF 3 lain juga mengalami hal serupa. Untuk penanganannya, pemilik memang bisa mengajukan klaim garansi ke diler VinFast atau bengkel rekanan. Namun, prosesnya dinilai masih memakan waktu. "Bisa klaim garansi, tapi rata-rata teman-teman yang daftar, barangnya datang sekitar sebulan kemudian," ujarnya. Mobil listrik VinFast. Tanggapan VinFast Indonesia Menanggapi masukan terkait kondisi kaki-kaki VF 3, VinFast Indonesia menyatakan akan menindaklanjuti keluhan tersebut. Chief Executive Officer VinFast Indonesia, Kariyanto Hardjosoemarto, mengatakan pihaknya akan melakukan koordinasi internal sebelum memberikan pernyataan resmi. "Terkait pertanyaan mengenai VF 3, kami akan berkoordinasi lebih lanjut dengan tim internal serta bekerja sama dengan tim komunikasi untuk menindaklanjuti dan menjawab poin-poin yang disampaikan," ujar Kariyanto. Ia juga menyampaikan apresiasi atas pengertian pengguna terhadap proses internal yang sedang berjalan. "Kami sangat menghargai pengertiannya terhadap proses internal yang kami jalani, serta kesediaan untuk menunggu hingga kami dapat menyampaikan tanggapan resmi sebelum publikasi," katanya. Lebih lanjut, Kariyanto menegaskan komitmen VinFast dalam menghadirkan produk dan layanan terbaik bagi konsumennya. "VinFast senantiasa berpegang pada tiga komitmen utama, yaitu menghadirkan produk berkualitas tinggi, menawarkan harga yang kompetitif, serta menyediakan kebijakan purna jual yang menyeluruh guna memastikan pengalaman kepemilikan terbaik bagi para pelanggan kami," lanjutnya. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang