Gelaran pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 tidak hanya menjadi panggung unjuk kebolehan inovasi otomotif dan peluncuran mobil listrik baru, tetapi juga daya tarik dari deretan pemandu pameran (usher). Pemandangan berbeda ditunjukkan oleh produsen kendaraan listrik asal Vietnam, VinFast. Jika mayoritas booth pabrikan otomotif membalut para usher dengan gaun modern ala catwalk, VinFast justru memilih menonjolkan identitas budayanya lewat balutan pakaian tradisional khas Vietnam, yakni Ao Dai. Anggun dengan Gaun Tradisional Ao Dai Busana Ao Dai (dibaca Ao Yai atau Ao Zai) merupakan pakaian nasional masyarakat Vietnam berupa tunik panjang, dipadukan dengan celana panjang. Penampilan para usher di arena booth VinFast terlihat sangat serasi saat mendampingi jajaran lini mobil listrik. Busana usher VinFast yang unik di GIIAS 2026, pakai Ao Dai Salah satu usher tampak mengenakan Ao Dai berwarna biru muda lembut dengan celana putih, memberikan kesan elegan dan pas disandingkan di samping micro-SUV VinFast VF 3 berwarna Sky Blue. Sementara pada area display lain, tampak usher mengenakan Ao Dai berwarna merah-oranye yang dipercantik dengan corak lukisan motif tradisional. Dipadukan dengan bawahan celana berwarna hijau kontras, penampilannya tampil mencolok dan menarik perhatian pengunjung saat mendampingi MPV listrik VinFast VF MPV 7 berwarna putih. Busana usher VinFast yang unik di GIIAS 2026, pakai Ao Dai Menonjolkan Identitas Budaya Vietnam Keputusan VinFast menghadirkan busana Ao Dai di pameran otomotif skala internasional seperti GIIAS 2026 menjadi langkah yang cermat untuk memperkuat brand image. Sebagai produsen otomotif global pertama dari Vietnam, kebanggaan akan akar budaya lokal dihadirkan secara beriringan dengan teknologi modern kendaraan listrik yang mereka tawarkan. Penggunaan Ao Dai tidak hanya memberikan warna baru di tengah riuk-pikuk pameran otomotif, tetapi juga menyajikan nilai estetika kebudayaan yang anggun, sopan, dan berkarakter kuat di mata para pengunjung GIIAS 2026.