VinFast tidak hanya memiliki VF3 sebagai mobil listrik mungil. Pabrikan asal Vietnam tersebut juga memiliki model yang berukuran lebih kecil, yakni VF2. Jika VF3 sudah dipasarkan di Indonesia, VF2 saat ini masih belum masuk. Satu yang diketahui mobil listrik ringkas ini dirancang untuk mobilitas jarak pendek. VF2 merupakan mobil listrik dua pintu yang mampu menampung empat penumpang. Mobil ini memiliki panjang 3.090 mm, lebar 1.496 mm, tinggi 1.663 mm, serta jarak sumbu roda 2.065 mm. Vinfast VF2 Sebagai perbandingan, VF3 memiliki panjang 3.190 mm, lebar 1.679 mm, tinggi 1.652 mm, dan jarak sumbu roda 2.075 mm. Artinya, VF3 hanya 100 mm lebih panjang, tetapi memiliki lebar 183 mm lebih besar dibandingkan VF2. Meski berukuran mungil, VinFast membekali VF2 dengan sejumlah fitur yang cukup lengkap. Mobil ini sudah menggunakan lampu depan LED, pendingin udara (AC), layar 7 inci, serta pelek alloy berukuran 13 inci. Untuk keselamatan, VF2 dilengkapi airbag pengemudi, sistem pengereman anti-lock braking system (ABS), dan kontrol traksi. Vinfast VF2 Motor Listrik VinFast VF2 menggunakan baterai berkapasitas 18,3 kWh yang dipadukan dengan motor listrik yang ditempatkan di bagian belakang. Motor tersebut menghasilkan tenaga 40 Tk (30 kW/41 PS) dan torsi 65 Nm. Mobil mampu menempuh jarak hingga 210 km berdasarkan metode pengujian New European Driving Cycle (NEDC). Untuk pengisian daya, VF2 mendukung pengisian cepat DC berdaya 24 kW. Pengisian baterai dari 10 persen hingga 70 persen membutuhkan waktu sekitar 34 menit. Namun, kemampuan VF2 memang lebih diarahkan untuk penggunaan di perkotaan. Kecepatan maksimumnya hanya mencapai 80 km per jam. VinFast menilai spesifikasi tersebut sudah sesuai untuk konsumen yang menggunakan mobil untuk perjalanan jarak pendek, terutama mereka yang lebih sering berkendara seorang diri. Vinfast VF2 Harga Salah satu daya tarik utama VF2 adalah harganya. Di Vietnam, mobil listrik mungil tersebut dibanderol 7.214 dollar AS atau sekitar Rp 188 juta. Konsep mobil listrik berukuran kecil dengan harga relatif terjangkau juga mulai mendapat perhatian di sejumlah negara. Kendaraan seperti ini tidak ditujukan untuk perjalanan jauh atau penggunaan di jalan berkecepatan tinggi. Sebaliknya, ukurannya yang kecil membuatnya lebih praktis digunakan di kawasan perkotaan dan lingkungan perumahan.