Mobil listrik menawarkan biaya operasional yang relatif rendah dibandingkan mobil bermesin bensin. Selain biaya energi yang lebih murah, biaya perawatan juga menjadi salah satu pertimbangan konsumen saat membeli mobil listrik. Hal tersebut juga dirasakan Billy, pengguna VinFast VF3 tahun 2026 asal Tasikmalaya, Jawa Barat. Pria berusia 36 tahun itu memilih VinFast VF3 karena sejumlah karakter yang menurutnya sesuai dengan kebutuhan berkendara sehari-hari. "Suka bentuknya, lincah, ground clearence tinggi, RWD, akselerasi responsif, serta punya radius putar yang sangat baik," kata Billy kepada Kompas.com, belum lama ini. Biaya Isi Daya VinFast VF3 Untuk kebutuhan pengisian daya, Billy mengaku lebih banyak memanfaatkan fasilitas pengisian daya gratis yang tersedia di SPKLU V-GREEN. Meski demikian, sesekali dirinya tetap melakukan pengisian daya di rumah. "Charge di SPKLU V-GREEN gratis, jika sesekali charge di rumah seminggu full charge sekitar Rp 20.000," ujar Billy. Jika diasumsikan melakukan pengisian penuh di rumah satu kali setiap minggu dengan biaya sekitar Rp20.000, maka pengeluaran listrik untuk mengisi daya selama satu tahun menjadi sekitar Rp1,04 juta. Perhitungannya yakni: Rp20.000 x 52 minggu = Rp1.040.000 per tahun. Angka tersebut bisa lebih rendah apabila dalam praktiknya Billy lebih sering memanfaatkan SPKLU V-GREEN gratis. Billy pemilik VinFast VF3 Pajak Tahunan Selain biaya listrik, pemilik kendaraan juga perlu menyiapkan biaya tahunan untuk pajak kendaraan. Berdasarkan data yang digunakan dalam perhitungan ini, biaya yang perlu dibayarkan untuk VinFast VF3 hanya berupa Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) sebesar Rp143.000 per tahun. Sementara itu, Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) tidak dikenakan dalam skema yang menjadi dasar perhitungan tersebut. Dengan demikian, biaya pajak tahunan yang dihitung untuk VinFast VF3 milik Billy mencapai Rp143.000. Belum Ada Biaya Servis Dari sisi perawatan, Billy mengaku belum mengeluarkan biaya servis untuk VinFast VF3 miliknya. "Mobil belum pernah di servis," kata dia. Modifikasi VinFast VF3 Total Pengeluaran Setahun Jika seluruh pengeluaran Billy dijumlahkan, biaya kepemilikan VinFast VF3 selama satu tahun relatif rendah. Rinciannya, biaya pengisian daya dari rumah sekitar Rp1.040.000, pajak tahunan Rp143.000, sedangkan biaya servis Rp0. Dengan demikian, total biaya yang dikeluarkan Billy untuk tiga komponen tersebut mencapai sekitar Rp1.183.000 dalam satu tahun. Artinya, jika dirata-ratakan, maka pengeluaran untuk listrik, pajak, dan servis tersebut sekitar Rp98.600 per bulan. Namun, perlu dicatat, perhitungan biaya listrik tersebut menggunakan asumsi pengisian penuh di rumah sebesar Rp20.000 setiap minggu. Karena Billy juga mendapatkan fasilitas pengisian gratis di SPKLU V-GREEN, biaya aktual bisa lebih rendah jika penggunaan SPKLU gratis lebih sering.