Direktur olahraga MotoGP, Carlo Ezpeleta, mengungkapkan sejumlah rencana peningkatan keselamatan pasca insiden besar yang terjadi pada MotoGP Catalunya 2026. Dalam sesi siaran langsung di sela MotoGP Italia di Sirkuit Mugello, Ezpeleta mengatakan kecelakaan yang melibatkan Alex Marquez dan Johann Zarco menjadi perhatian serius penyelenggara. Insiden tersebut memperlihatkan besarnya risiko yang dihadapi pebalap MotoGP di lintasan. Beruntung, kedua pebalap bisa selamat tanpa mengalami cedera yang mengancam nyawa. Dirut Mandalika Grand Prix Association (MGPA), Priandhi Satria (kanan), bersama Managing Director Dorna Sports, Carlos Ezpeleta (kiri) sedang meninjau Sirkuit Mandalika pada hari kedua tes pramusim MotoGP 2022, Sabtu (12/2/2022). “Kami sangat lega karena Alex dan Johann berada dalam kondisi baik sesuai situasi yang terjadi,” ujar Ezpeleta dikutip dari Speedweek, Sabtu (30/5/2026). Sorotan utama tertuju pada kecelakaan Zarco. Pebalap Castrol Honda LCR itu terjatuh sesaat setelah start kedua saat memasuki area pengereman dan berada di slipstream pebalap lain. Motor Zarco kemudian menghantam Ducati Desmosedici milik Francesco Bagnaia. Dalam tayangan ulang, kaki kiri Zarco terlihat sempat tersangkut di antara swingarm dan bagian belakang motor Ducati. Jorge Martin (kiri) memimpin Sprint Race MotoGP Perancis di Le Mans, barat laut Prancis, pada 9 Mei 2026. (Foto oleh Loic VENANCE / AFP) Godok aturan baru Pasca insiden tersebut, MotoGP kini menyiapkan sejumlah evaluasi terkait keselamatan. Salah satu yang menjadi perhatian adalah format grid start. MotoGP mempertimbangkan kemungkinan mengatur ulang posisi pebalap demi menciptakan ruang lebih besar pada fase awal start hingga menuju tikungan pertama. Selain itu, penggunaan launch device atau holeshot device juga masuk dalam pembahasan. MotoGP akan berdiskusi dengan para pebalap terkait kemungkinan pelarangan perangkat tersebut demi meningkatkan aspek keselamatan. Tak hanya itu, penyelenggara juga mempertimbangkan modifikasi pada motor. Salah satu usulannya ialah penambahan pelindung di area antara swingarm dan spakbor belakang agar insiden seperti yang dialami Zarco tidak kembali terjadi. Alex Marquez beraksi dalam MotoGP Catalunya 2026 di Sirkuit Barcelona-Catalunya di Montmelo, dekat Barcelona, pada 17 Mei 2026. (Foto oleh Lluis GENE / AFP) Evaluasi lain muncul setelah insiden yang melibatkan Pedro Acosta dan Alex Marquez. MotoGP tengah mengkaji kemungkinan penggunaan perangkat peringatan pada motor ketika terjadi gangguan teknis. Meski demikian, Ezpeleta mengakui sebagian besar perubahan tersebut baru bisa diterapkan paling cepat mulai musim 2027. Khusus untuk holeshot device, perangkat tersebut memang sudah dipastikan akan dilarang mulai MotoGP 2027. Karena itu, pembahasan terkait regulasi keselamatan dinilai perlu segera dirampungkan. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang