Renovasi Sirkuit Goiania, Brasil, yang menjadi tuan rumah seri MotoGP musim ini, belum juga rampung. Padahal, proyek tersebut seharusnya sudah selesai sejak Desember lalu. Masuknya sirkuit baru ke dalam kalender MotoGP memang selalu memunculkan antusiasme. Namun, di sisi lain, proses homologasi yang ketat kerap membuat lintasan harus menjalani perombakan besar-besaran, bahkan tak jarang berujung pada penundaan atau pembatalan balapan. Situasi serupa kini mengiringi Grand Prix Brasil, yang dijadwalkan menjadi seri kedua MotoGP pada 20–22 Maret di Autódromo Internacional de Goiania – Ayrton Senna. Hingga saat ini, sirkuit tersebut masih dalam tahap renovasi besar, sehingga muncul keraguan apakah seluruh pekerjaan bisa selesai tepat waktu. Pemerintah Negara Bagian Goias pun angkat bicara. Melalui badan infrastruktur dan transportasi setempat, Goinfras, disampaikan bahwa progres renovasi sirkuit baru mencapai 84 persen. Target awal proyek memang rampung pada Desember. Namun, setelah dilakukan inspeksi oleh Federasi Sepeda Motor Internasional (FIM) dan promotor MotoGP, Dorna Sports, muncul sejumlah persyaratan tambahan. Kondisi itu, ditambah keterlambatan teknis di lapangan, membuat jadwal penyelesaian bergeser. Sejumlah fasilitas utama masih dalam proses pembaruan, mulai dari paddock, pit, tribun penonton, pusat media, hingga menara kontrol. Area administrasi juga ikut direnovasi, serta pembangunan pusat medis baru. Para pebalap berforo untuk MotoGP Brazil 2026 Sementara di lintasan, pihak pengelola telah melakukan pengaspalan ulang, termasuk penambahan kerb, pembatas keselamatan, dan perluasan area run-off demi memenuhi standar keselamatan MotoGP. Pada fase akhir, pekerjaan difokuskan pada pengaspalan jalur servis, penyempurnaan area run-off, serta instalasi sistem elektronik untuk pencatatan waktu, komunikasi, dan kebutuhan siaran televisi. Pekan ini, sirkuit Goiania dijadwalkan kembali menjalani inspeksi oleh FIM, yang sejak beberapa bulan terakhir terus memantau perkembangan proyek dan menilai tidak ada alasan untuk merasa khawatir. Menteri Olahraga Goias, Rudson Guerra, memastikan proyek tersebut sudah mendekati tahap akhir. “Kami hampir menyelesaikan seluruh pekerjaan. Kami terus berkoordinasi dengan federasi internasional balap motor dan mobil untuk memastikan semua standar terpenuhi. Goiania akan menjadi satu-satunya sirkuit di Brasil yang memiliki homologasi tertinggi untuk balap motor dan balap mobil,” kata Guerra, dikutip dari Motosan.es, Selasa (19/1/2026). Musim MotoGP 2026 dipastikan akan dimulai lebih dulu dari jadwal balapan Brasil. Seri pembuka digelar di Thailand, pada 27 Februari–1 Maret, di Chang International Circuit, sebelum MotoGP berlanjut ke Goiania sebagai seri kedua pada 20–22 Maret. Dengan demikian, seluruh persiapan renovasi sirkuit Brasil menjadi penting agar bisa ikut serta sesuai kalender yang telah ditetapkan Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang