Setiap pebalap memiliki karakter dan kebutuhan berbeda dalam mencari setelan motor yang ideal. Hal tersebut juga dirasakan pebalap muda Indonesia, Muhammad Kiandra Ramadhipa, yang menilai sektor suspensi menjadi bagian paling penting untuk menunjang performanya di lintasan. Bagi pebalap binaan Astra Honda Racing Team tersebut, kenyamanan saat mengendarai motor bukan semata-mata ditentukan oleh posisi berkendara atau karakter mesin. Justru, kerja suspensi menjadi faktor yang paling sering ia evaluasi setiap kali melakukan pengembangan setelan motor. Suspensi Jadi Proritas "Ya, mungkin suspensi, karena kenyamanan di atas motor bukan nomor satu, tergantung dari pebalapnya juga. Tapi, menurut saya, yang paling sering saya keluhkan di bagian suspensi," ujar Ramadhipa, kepada Kompas.com, saat ditemui di Jakarta, belum lama ini. Kiandra Ramadhipa saat berlaga pada Red Bull Rookies Cup 2006 di Sachsenring, Jerman Gaya balap Ramadhipa yang dikenal alami saat memasuki tikungan dan mengandalkan kecepatan ketika membawa motor menikung membuat performa suspensi menjadi sangat krusial. Suspensi yang bekerja optimal akan membantu menjaga kestabilan motor saat pengereman keras, perubahan arah, hingga akselerasi keluar tikungan. Berpengaruh pada Manajemen Ban Kondisi tersebut juga berpengaruh langsung terhadap daya cengkeram ban. Ketika suspensi mampu menjaga distribusi beban secara konsisten, ban dapat bekerja lebih optimal sehingga tingkat keausan lebih merata sepanjang balapan. Ramadhipa pun menjelaskan bahwa perubahan setelan suspensi tidak hanya meningkatkan rasa percaya diri saat mengendarai motor, tetapi juga membantu menjaga performa ban selama balapan berlangsung. M. Kiandra Ramadhipa "Sebab, geraknya motor itu kan suspensi paling membantu. Tentunya, manajemen ban kalau diubah setelan suspensi sangat membantu," kata Ramadhipa, yang saat ini bersaing di FIM Moto3 Junior World Championship 2026 dan Red Bull Rookies Cup 2026. Karena itu, setiap sesi latihan maupun pengujian selalu dimanfaatkan Ramadhipa bersama tim untuk mencari karakter suspensi yang paling sesuai dengan gaya balapnya. Penyesuaian tersebut menjadi salah satu kunci agar motor tetap stabil, ban lebih awet, dan catatan waktu putaran bisa semakin kompetitif di setiap akhir pekan balapan.