Pebalap muda Indonesia Muhammad Kiandra Ramadhipa membagikan pengalamannya menjalani latihan balap di Tanah Air dan di luar negeri. Saat ini, Ramadhipa tengah berkompetisi di dua ajang internasional, yakni Moto3 Junior World Championship 2026 dan Red Bull Rookies Cup 2026. Menurut Ramadhipa, fasilitas latihan di Indonesia sebenarnya sudah cukup memadai untuk menunjang pengembangan kemampuan pebalap. Namun, masih ada kendala terkait ketersediaan sirkuit permanen yang mudah dijangkau. "Kalau latihan di Jogja bagus, tapi kurangnya adalah kita tidak punya sirkuit permanen dan harus pergi ke Boyolali. Tempat latihan yang dekat hanya Mandala Krida atau Gunungkidul," ujar Ramadhipa, kepada wartawan, saat ditemui di Jakarta, Jumat (31/7/2026). Kiandra Ramadhipa saat berlaga pada Red Bull Rookies Cup 2006 di Sachsenring, Jerman Meski demikian, pebalap binaan Astra Honda tersebut menilai keterbatasan itu bukan hambatan besar. Baginya, yang paling penting adalah tetap memiliki kesempatan untuk mengendarai motor dan menjaga feeling saat berada di lintasan. "Tapi, menurut saya itu cukup memenuhi fasilitas. Sebab, menurut saya, itu tidak terlalu penting menambah jam di atas motor. Saya yang penting bisa riding di atas motor," kata Ramadhipa. Latihan Fisik Jadi Kunci Selain mengasah kemampuan di atas motor, Ramadhipa mengatakan latihan fisik memiliki peran yang tidak kalah penting. Untuk menjaga kebugaran, dia rutin menjalani berbagai program latihan, mulai dari bersepeda, latihan di pusat kebugaran, hingga cardio. Ilustrasi AI empat pebalap Indonesia, ada Kiandra Ramadhipa, Veda Pratama, Aldi Mahendra, dan mario Aji Persiapan fisik tersebut menjadi bagian penting dalam menghadapi jadwal balap yang padat sepanjang musim, terutama saat harus tampil di berbagai sirkuit dengan karakter berbeda. Keuntungan Berlatih di Luar Negeri Ramadhipa juga mengungkapkan sejumlah kelebihan yang diperoleh ketika menjalani latihan di luar negeri. Salah satunya adalah pilihan sirkuit gokart yang lebih beragam sehingga pebalap dapat beradaptasi dengan karakter lintasan yang berbeda-beda. M. Kiandra Ramadhipa "Ya, mungkin lebih ada variasinya karena sirkuit gokartnya itu lebih banyak di sana dan bisa bervariasi, bisa pindah sirkuit," ujar Ramadhipa, soal pengalaman latihan di luar negeri. Bukan hanya soal fasilitas, kesempatan bertemu pebalap dari berbagai negara juga menjadi nilai tambah. Menurutnya, interaksi tersebut memberikan banyak manfaat karena bisa saling bertukar pengalaman dengan para pebalap yang berlaga di level dunia. "Lebih efisien juga, di sana juga bisa bertemu pebalap lain yang ada di kejuaraan dunia. Sehingga, kita bisa tanya-tanya ke mereka," kata Ramadhipa.