Banyak pembaca ingin tahu tentang pengalaman pemilik BMW 320i F30. Begitu pula dengan artikel tentang SIM Indonesia yang bisa dipakai di luar negeri. Selain itu, banyak juga yang penasaran dengan cara mengatasi kaca mobil berembun. Untuk lebih lengkapnya, berikut ini kumpulan artikel otomotif terpopuler pada Jumat (9/1/2026): 1. Pengalaman Pemilik BMW 320i F30: Apakah Nyaman & Irit? BMW 320i F30 2018 BMW dikenal sebagai salah satu merek mobil asal Jerman dengan kualitas produk yang mumpuni. Tak heran jika mobil ini kerap masuk dalam wishlist alias impian masyarakat Indonesia yang mengidamkan mobil Eropa. Salah satu yang jatuh hati adalah Arsan, pemilik BMW 320i tahun 2018. 2. Kebiasaan Sederhana Pengemudi yang Membuat Mobil Matik Lebih Hemat BBM Ilustrasi SPBU. Benarkah isi BBM saat siang hari jumlahnya lebih sedikit? Konsumsi bahan bakar minyak (BBM) pada mobil matik cenderung lebih boros bila dibandingkan mobil manual. Hal ini bisa terjadi lantaran desain sistem kopling pada mobil matik sedemikian rupa. Meski demikian, pengemudi bisa meninggalkan kebiasaan yang bisa membuat konsumsi BBM lebih boros. Seperti mengoperasikan dengan benar dan menerapkan eco driving. 3. SIM Indonesia Bisa Dipakai di Luar Negeri: Ini Aturan dan Daftarnya Biaya bikin baru SIM C motor Desember 2025. Berkendara di luar negeri menjadi pilihan wisatawan asal Indonesia, baik untuk keperluan liburan, perjalanan dinas, maupun urusan bisnis. Namun, masih banyak Warga Negara Indonesia (WNI) yang bertanya-tanya apakah Surat Izin Mengemudi (SIM) Indonesia bisa digunakan di negara lain. 4. Uji Materi UU LLAJ: Merokok Saat Nyetir, Ancaman Sanksi Baru ilustrasi mengemudi sambil merokok. Larangan mengemudi sambil merokok kembali menjadi sorotan setelah pihak Mahkamah Konstitusi (MK) diminta menambah sanksi yang lebih berat. Sanksi tersebut bisa berupa kerja sosial hingga pencabutan Surat Izin Mengemudi (SIM). 5. Cara Mengatasi Kaca Mobil Berembun Saat Hujan ilustrasi embun di kaca mobil Kaca mobil berembun saat hujan sering kali muncul tiba-tiba dan mengganggu pandangan pengemudi. Kondisi ini terjadi akibat perbedaan suhu antara udara di dalam kabin dan udara luar yang lebih dingin saat hujan, sehingga memicu kondensasi di permukaan kaca bagian dalam. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang