BeijingBMW tancap gas dalam persaingan kendaraan ramah lingkungan masa depan.Tak tanggung-tanggung, produsen otomotif asal Jerman ini membawa unit prototype BMW iX5 Hydrogen ke ajang bergengsi Auto China 2026. BMW iX5 Hydrogen melantai di Auto China 2026 di Beijing. Foto: Muhammad Hafizh Gemilangdetikcom berkesempatan melihat langsung wujud SUV canggih ini di booth BMW Group yang tampil mencolok dengan balutan desain filosofis terbaru.Bukan sekadar pamer teknologi, kehadiran iX5 Hydrogen di pameran ini merupakan pernyataan tegas BMW untuk mulai masuk ke jalur produksi massal pada tahun 2028.Secara teknis, BMW iX5 Hydrogen menawarkan solusi cerdas bagi pengguna yang ingin beralih ke mobil listrik namun khawatir soal durasi pengisian daya baterai yang lama.Teknologi sel bahan bakar (fuel cell) yang diusungnya memungkinkan mobil ini melaju jauh dengan emisi nol, hanya dengan uap air, namun dengan waktu pengisian bahan bakar yang sangat singkat.BMW mengklaim proses pengisian tangki hidrogennya hanya membutuhkan waktu hitungan menit, serupa dengan mengisi bensin di SPBU konvensional.Dr. Joachim Post, Anggota Dewan Manajemen BMW AG, mengibaratkan efisiensi ruang pada teknologi ini seperti sebuah permainan."Konsep penyimpanan baru kami memungkinkan sistem penggerak hidrogen terpasang pada X5 baru secara presisi dan hemat ruang. Anggap saja ini seperti instalasi Tetris," ujarnya.Menurutnya, dengan sistem ini setiap pelanggan akan mendapatkan sistem penggerak yang paling sesuai dengan kebutuhan mereka tanpa harus berkompromi dengan kenyamanan khas BMW X5."Inilah keterbukaan teknologi dan seni rekayasa tepat seperti yang kami, para pengembang, cintai!" tegas Dr. Post.SUV ini sendiri sebenarnya merupakan pengembangan dari armada uji coba (pilot fleet) yang telah diuji secara global di berbagai kondisi cuaca sejak 2023.Unit yang dipamerkan di Beijing ini tampil dengan konsep desain "Flow Emergence" hasil garapan Designworks Shanghai.BMW iX5 Hydrogen melantai di Auto China 2026 di Beijing. Foto: Muhammad Hafizh GemilangSaat dilihat lebih dekat, corak pada bodi mobil ini diklaim menggambarkan elemen air sebagai metafora transformasi energi.Hal yang juga mencolok dari iX5 ini adalah gradasi warna halus yang terinspirasi dari lukisan cat air khas negara di area Far Eastern.Namun, lewat ajang Auto China 2026, BMW memastikan bahwa iX5 Hydrogen akan menjadi kendaraan produksi seri pertama mereka yang menggunakan penggerak hidrogen.Inovasi ini sekaligus menegaskan strategi "Technology Openness" milik BMW, di mana mereka tidak hanya fokus pada satu teknologi baterai saja, melainkan membuka ruang bagi hidrogen sebagai pilar mobilitas masa depan yang berkelanjutan.