– Di tengah tren mobil listrik dan SUV hybrid yang terus bermunculan, SUV diesel premium lawas ternyata masih punya tempat tersendiri di hati sebagian pengguna. Salah satunya BMW X3 Diesel tahun 2015 milik Putri yang hingga kini masih rutin dipakai untuk mobilitas harian maupun perjalanan luar kota. Bagi Putri, SUV asal Jerman tersebut bukan sekadar kendaraan penunjang aktivitas, tetapi juga teman perjalanan yang masih terasa relevan meski usianya sudah lebih dari satu dekade. “Untuk X3 tahun 2015 dipakai di tahun 2026 ini masih enak banget, nyaman, dan fun to drive dikendarainya,” kata Putri kepada Kompas.com, belum lama ini. BMW X3 Diesel tahun 2015 Perempuan yang memiliki hobi olahraga seperti padel, pilates, dan zumba ini mengatakan, BMW X3 diesel miliknya kini sudah menempuh jarak sekitar 120.000 kilometer. Meski demikian, performa kendaraan disebut masih memuaskan untuk penggunaan dalam kota maupun perjalanan jarak jauh. BMW X3 diesel generasi F25 ini menggunakan mesin 2.000 cc empat silinder turbo diesel. Mesin tersebut mampu menghasilkan tenaga sekitar 190 Tk dan torsi 400 Nm yang disalurkan melalui transmisi otomatis 8-percepatan. Karakter mesin diesel BMW dikenal memiliki tenaga bawah yang kuat namun tetap halus, sehingga cocok digunakan untuk perjalanan jauh maupun stop and go di perkotaan. Menurut Putri, salah satu kelebihan utama X3 diesel terletak pada kenyamanan suspensi yang tetap terasa stabil tanpa mengorbankan pengendalian khas BMW. BMW X3 Diesel tahun 2015 Selain itu, ukuran bodinya dinilai pas untuk penggunaan harian. Tidak terlalu besar untuk dipakai di perkotaan, tetapi tetap nyaman ketika digunakan bepergian ke luar kota. Dari sisi dimensi, BMW X3 memiliki panjang sekitar 4.657 mm, lebar 1.881 mm, dan tinggi 1.678 mm dengan wheelbase 2.810 mm. Ukuran tersebut membuat X3 tetap terasa proporsional untuk penggunaan harian tanpa mengorbankan kenyamanan kabin. “Nyaman suspensinya, ukurannya juga tidak terlalu besar,” ujar Putri. Ia juga menilai desain BMW X3 generasi tersebut masih terlihat modern dan tidak ketinggalan zaman meski usianya sudah lebih dari 10 tahun. BMW X3 Diesel tahun 2015 “Modelnya masih up to date,” katanya. Tidak hanya itu, efisiensi bahan bakar juga menjadi salah satu alasan dirinya masih mempertahankan SUV diesel tersebut. Menurut Putri, konsumsi BBM X3 diesel tergolong irit untuk ukuran SUV premium bermesin diesel. Karakter mobil yang siap digunakan di berbagai kondisi jalan juga menjadi nilai tambah tersendiri. “Siap di segala medan dan tidak rewel,” ujarnya. BMW X3 Diesel tahun 2015 Meski demikian, bukan berarti mobil ini tanpa kekurangan. Putri mengaku kadang berharap X3 miliknya memiliki konfigurasi tujuh penumpang agar lebih fleksibel saat membawa keluarga atau teman. “Minusnya cuma lima seater, maunya tujuh seater,” katanya. Selain itu, ada beberapa bagian interior berbahan karet yang mulai mengalami sticky atau lengket seiring usia kendaraan. Untuk perawatan rutin, Putri mengatakan biaya servis BMW X3 diesel miliknya berkisar Rp 3 juta sampai Rp 5 juta, tergantung pekerjaan yang dilakukan. Meski biaya perawatannya tidak bisa dibilang murah, Putri merasa mobil itu masih layak dipertahankan karena menawarkan kenyamanan dan pengalaman berkendara yang menyenangkan. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang