Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) sekarang dijabat oleh Nanik Sudarti Deyang. Menilik sisi lain dari Nanik, berikut ini isi garasinya.Dicuplik dari Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Nanik terakhir kali menyampaikan hartanya pada 17 Januari 2025. Total kekayaannya mencapai Rp 6.303.290.605 (Rp 6,3 miliaran).Sebagian besar harta Nanik merupakan aset tanah dan bangunan senilai Rp 5.402.000.000 (Rp 5,4 miliaran). Kemudian surat berharga Rp 196.290.605, sementara isi garasinya punya nilai Rp 705 juta. Khusus isi garasinya, Nanik punya mobil mulai dari Low MPV, SUV, dan sedan premium. Berikut ini daftarnya:Mobil, BMW 520i CKD A/T tahun 2024 senilai Rp 460 jutaMobil, Toyota Avanza 1.300 G tahun 2007 atas hasil sendiri, Rp 65 jutaMobil, Toyota Fortuner 2.7 LUX A/T tahun 2013, atas hasil sendiri Rp 180 jutaSeluruh harta itu disampaikan saat bekerja di Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan.Nanik diangkat sebagai Kepala Badan baru menggantikan Dadan Hindayana yang ditahan Kejagung akibat kasus korupsi.Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, mengungkap sejumlah pertimbangan utama pengangkatan Nanik S. Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Setidaknya terdapat dua pertimbangan utama pengangkatan tersebut.Pertama, terang Pras, Nanik diyakini telah memahami seluruh kegiatan BGN. Mengingat Nanik sebelumnya menjabat Wakil Kepala BGN."Beliau kan sudah beberapa saat terakhir, beberapa bulan mengemban amanah sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, sehingga kita meyakini beliau sudah cukup waktu untuk memahami seluruh proses atau kegiatan yang berjalan di Badan Gizi Nasional," ungkap Pras kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis (4/6/2026).Pertimbangan kedua, Pras mengatakan, Nanik sosok yang ketat dan tegas terhadap penyelenggaraan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Sosok Nanik dinilai memiliki kedisiplinan dalam menjalankan seluruh SOP yang berlaku di BGN."Kedisiplinan di dalam menjalankan manajemen di Badan Gizi Nasional, kedisiplinan juga di dalam menjaga kualitas makanan yang kita sajikan kepada seluruh penerima manfaat," terangnya.