Dalam kepemilikan mobil premium, memelihara BMW kerap dinilai sebagai seni tersendiri. Pada satu sisi, pabrikan asal Bavaria ini menawarkan kedinamisan berkendara yang jempolan. Namun di sisi lain, bagi yang abai terhadap perawatan, "Bayerische Motoren Werke" bisa menjadi ladang masalah yang menguras kantong. Bagi para pemilik atau calon konsumen yang berniat meminang sedan atau SUV premium bekas lansiran Jerman ini, memahami titik lemah kendaraan menjadi hal yang mutlak. Pasalnya, ada beberapa masalah klasik yang seolah sudah menjadi menu wajib bagi sebagian besar lini produk mereka. Esa Motor, bengkel spesialis BMW di bilangan Ciganjur, Jakarta Selatan Dua Penyakit Klasik BMW Asep Kurnia, pemilik bengkel spesialis BMW Esa Motor di bilangan Ciganjur, Jakarta Selatan, mengatakan, penyakit mobil BMW paling umum ada dua, yakni bocor dan overheat. "Untuk kebocoran, itu mulai bocor oli hingga bocor radiator. Bisa dibilang hampir seluruh seri BMW pasti mengalami hal ini. Itu tantangannya," ujar Asep, kepada Kompas.com, belum lama ini. Lansiran Tahun Muda Tidak Luput dari Masalah Menariknya, isu kebocoran sistem pendingin ini tidak melulu mendominasi unit-unit berumur senja atau mobil lansiran tahun tua. Asep mengungkapkan bahwa mobil-mobil BMW dengan usia relatif muda pun tidak luput dari ancaman tersebut. Esa Motor, bengkel spesialis BMW di bilangan Ciganjur, Jakarta Selatan "Bahkan, mobil di atas tahun 2021 pun sudah ada yang mengalami bocor air radiator. Imbas dari bocor air ini ke overheat, sedangkan kalau bocor oli imbasnya biasanya memicu bunyi-bunyi aneh," kata Asep. Jika dirunut secara teknis, masalah kebocoran ini umumnya bersumber dari material karet penyekat atau komponen penghubung yang sudah getas akibat paparan suhu mesin yang tinggi khas mobil-mobil Eropa. BMW Seri 3 E46 jadi salah satu sedan Eropa yang cukup digemari di Indonesia Titik Lemah di Sejumlah Tipe Mesin "Kebanyakan dari seal dan paking (gasket). Ada tipe mesin yang seal-nya sudah pasti bocor seiring waktu. Misalnya di mesin N42 dan N46, itu paking rumah oli filternya pasti bocor. Kalau di mesin N20, biasanya kena di seal per klep dan rumah oli filter juga sering bocor," ujarnya. Sebagai informasi, mesin N42 dan N46 merupakan dapur pacu legendaris empat silinder yang jamak ditemukan pada Seri 3 model E46 dan E90. Sementara mesin N20 merupakan unit turbocharger modern yang mengotori kap mesin Seri 3 F30 pra-facelift serta beberapa model Seri 5. Modifikasi BMW E30 1991 garapan Fins Garage Kunci Durabilitas Ada di Tangan Pemilik Kendati memiliki beberapa titik lemah pada area penyekat cairan, Asep menegaskan bahwa durabilitas komponen tersebut sebenarnya sangat bergantung pada bagaimana sang pemilik memperlakukan kendaraannya. Karakteristik rawatan pemilik menjadi kunci utama. Asep menambahkan, ada konsumen yang disiplin merawat mobilnya tepat waktu dan cara pemakaiannya sangat baik. Mengingat mobil BMW harganya tidak murah, ada orang yang benar-benar memeliharanya dengan baik. Sehingga, komponennya awet, tidak bocor, dan bagus-bagus saja. Sebaliknya, jika pemilik cenderung abai dan memperlakukan mobil premium ini layaknya mobil harian biasa tanpa perhatian ekstra, maka bersiaplah menghadapi konsekuensi biaya perbaikan yang membengkak. "Tapi ada juga yang perawatannya sembarangan, misalnya telat ganti oli atau telat servis lain. Itu efeknya besar," kata Asep.