Viral di media sosial mobil sedan BMW terparkir di Jalan Layang Non Tol (JLNT) Antasari, Jakarta Selatan. Berdasarkan informasi terbaru, mobil tersebut telah diderek oleh petugas kepolisian, setelah sebelumnya sempat menjadi perhatian pengguna jalan setelah terlihat terparkir di bahu jalan dalam kondisi terkunci dan tanpa pengemudi. Berdasarkan informasi yang beredar, kendaraan itu diduga sudah berada di lokasi selama sekitar dua hari sebelum akhirnya diderek. Polisi Masih Telusuri Pemilik Kendaraan Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Mujiyanto mengatakan, pihaknya masih melakukan pengecekan terkait identitas pemilik mobil tersebut. "Kami cek," kata Mujiyanto kepada Kompas.com melalui pesan singkat, Senin (13/7/2026). Hingga saat ini, polisi belum mengungkap penyebab mobil tersebut ditinggalkan di JLNT Antasari. Proses penelusuran masih dilakukan untuk mengetahui pemilik maupun alasan kendaraan berada di lokasi tersebut. Polisi menderek mobil sedan BMW E36 yang diduga terparkir selama dua hari di Jalan Layang Non Tol (JLNT) Antasari, Jakarta Selatan. Pelat Nomor Tidak Terpasang Berdasarkan video yang viral di media sosial, mobil BMW itu ditemukan dalam kondisi terkunci dan tidak ada seorang pun di dalam kabin. Petugas yang berada di lokasi juga menyebut pelat nomor kendaraan telah dilepas sehingga identitas mobil tidak dapat diketahui secara langsung. Selain itu, bodi mobil tampak dipenuhi debu, menandakan kendaraan tersebut sudah cukup lama tidak berpindah dari lokasi. Berada di Jalur dengan Lalu Lintas Padat JLNT Antasari merupakan salah satu ruas jalan utama di Jakarta Selatan yang memiliki volume kendaraan cukup tinggi, terutama pada jam berangkat dan pulang kerja. Karena itu, keberadaan kendaraan yang berhenti dalam waktu lama di bahu jalan layang sempat menarik perhatian pengguna jalan dan menjadi perbincangan di media sosial. Meski mobil tersebut kini telah dievakuasi, penyebab kendaraan itu ditinggalkan di JLNT Antasari masih menjadi tanda tanya. Polisi pun masih menunggu hasil penelusuran untuk memastikan identitas pemilik serta kronologi kejadian.