BMW E30 masih menjadi salah satu sedan klasik yang banyak diburu penggemar. Desain ikonik, karakter pengendalian, serta nilai historis membuat mobil lansiran 1980-an ini tetap memiliki daya tarik hingga sekarang. Meski demikian, calon pembeli perlu cermat sebelum meminang BMW E30 bekas. Pasalnya, unit yang tampak rapi dari luar belum tentu memiliki kondisi mekanis yang baik. Pemilik bengkel spesialis BMW Esa Motor, Asep Kurnia, justru menyarankan calon pembeli untuk mencari unit dengan kondisi mati total apabila memiliki anggaran yang cukup untuk restorasi. "Cari bahan yang benar-benar mati. Mati itu artinya, mau mesin mati, mobil mati. Kalau mau mulai dari situ," ujar Asep, kepada Kompas.com, belum lama ini. Perbaikan bagian yang keropos pada BMW E30 di Fins Garage Dana Restorasi Lebih Efektif Menurut Asep, mobil dengan kondisi tersebut umumnya memiliki harga beli yang jauh lebih murah. Sisa dana kemudian dapat dialokasikan untuk memperbaiki seluruh komponen sehingga hasil akhirnya lebih terjamin dibanding membeli unit yang terlihat bagus, tetapi riwayat perbaikannya tidak jelas. "Harganya kan pasti miring, ada orang yang jual cuma Rp 5 juta. Kita punya dana, misalkan mau beli mobil Rp 50 juta, nah itu dikerjakan," kata Asep. Ia mencontohkan, biaya perbaikan bodi juga masih masuk akal sehingga keseluruhan anggaran tetap sesuai dengan dana yang disiapkan. "Kalau perbaikan bodi, tergantung bengkelnya. Ada perbaikan bodi, misalkan harganya Rp 15 juta, masih tetap nutup. Karena perkiraan saya, kalau misalkan dapat mobil atau punya BMW E30, kondisinya mati, punya uang Rp 50 juta sampai Rp 60 juta, mendingan bangun itu daripada beli," ujarnya. Perbaikan bagian yang keropos pada BMW E30 di Fins Garage Meski demikian, proses membangun kembali BMW E30 membutuhkan waktu dan kesabaran. Asep menyebut, merawat mobil klasik BMW tidak bisa terburu-buru karena membutuhkan perhatian terhadap setiap detail. Menurutnya, merawat BMW merupakan sebuah seni yang harus dilakukan dengan rasa cinta agar hasilnya maksimal. cPerbaikan bagian yang keropos pada BMW E30 di Fins Garage Perhatikan Kondisi Air Mass Flow Selain itu, Asep menilai mesin BMW E30 pada dasarnya memiliki durabilitas yang baik. Hanya saja, ada satu komponen yang perlu menjadi perhatian khusus, yakni Air Mass Flow (AMF) atau sensor aliran udara. "Air Mass Flow pada mobil itu masih konvensional. Harga barunya juga lumayan mahal, belasan juta rupiah kalau yang orisinal," ujar Asep. Meski harga komponennya cukup tinggi, Asep menegaskan bahwa Air Mass Flow menjadi salah satu kunci performa mesin BMW E30. "Tapi, kuncinya di situ. Kalau itu bagus, mau keliling Indonesia aman-aman saja," kata Asep.