BMW iX menjadi salah satu pilihan mobil listrik premium yang menawarkan desain berbeda dibandingkan sejumlah mobil listrik lainnya. Bagi Keiko, pengguna asal Tangerang Selatan, tampilan eksterior dan interior menjadi salah satu alasan memilih BMW iX. Pemilik BMW iX NIK 2024 tersebut sebelumnya menggunakan Hyundai Ioniq 5 sebelum memutuskan melakukan upgrade ke mobil listrik buatan BMW. "Suka dengan tampilan eksterior dan interiornya, sekaligus saya mau upgrade dari ioniq 5," kata Keiko kepada Kompas.com, Senin (21/9/2026). Menurut Keiko, BMW iX memberikan pengalaman berkendara yang menyenangkan, terutama ketika digunakan sendiri. Plus BMW iX Menurut Pemilik Salah satu hal yang paling dirasakan Keiko selama menggunakan BMW iX adalah kenyamanan berkendara. Keiko mengatakan, BMW iX terasa nyaman ketika dikendarai sendiri. Selain itu, kualitas kabin juga menjadi salah satu bagian yang disukainya. "Fun to drive sangat nyaman untuk dibawa sendiri," ujar Keiko. Menurut dia, interior BMW iX juga memiliki desain yang menarik. Salah satu detail yang menjadi perhatian adalah penggunaan list berwarna emas serta aksen kristal pada beberapa tombol di kabin. Selain desain interior, ruang kabin yang luas juga menjadi nilai tambah bagi Keiko. "Interior cantik dengan list gold dan aksen crystal di beberapa tombol, kenyamanan penumpang dan kabin yang luas," katanya. Mobil listrik BMW iX dipamerkan pada ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) yang digelar di ICE, BSD, Tangerang Selatan. Minus BMW iX Menurut Pemilik Meski memiliki sejumlah kelebihan, Keiko juga menemukan beberapa hal yang menurutnya masih menjadi kekurangan BMW iX. Salah satunya berkaitan dengan jarak tempuh baterai pada varian yang digunakan. Keiko menggunakan BMW iX xDrive40. Menurut pengalaman penggunaannya, jarak tempuh maksimal mobil tersebut berada di kisaran 350-400 km. Kondisi tersebut membuatnya merasa BMW iX xDrive40 kurang cocok digunakan untuk perjalanan luar kota dengan jarak yang terlalu jauh.