Restorasi interior mobil lawas, khususnya asal Eropa, bukan perkara mudah. Salah satu tantangan terbesar terletak pada ketersediaan material asli, terutama untuk bagian pelapis jok dan trim berbahan fabric atau kain. Yanto alias Anto Trim, pemilik bengkel spesialis interior mobil Trim Car Service Interior di Haji Nawi, Jakarta Selatan, mengatakan bahwa mobil Eropa lawas memiliki standar material yang cukup spesifik. Modifikasi BMW E30 1991 garapan Fins Garage “Eropa itu harus pakai bahan kulit. Tapi untuk BMW, terutama yang tahun 80-an ke bawah (fabric), bahannya sudah sangat sulit ditemukan," kata Yanto kepada Kompas.com, belum lama ini. Menurut Anto, kondisi ini membuat proses restorasi tidak lagi sekadar mengganti bahan lama dengan yang baru Pemilik kendaraan harus siap berkompromi, terutama jika menginginkan tampilan yang mendekati asli. Pada beberapa model, seperti BMW E30, bahan fabric dengan motif dan tekstur khas pabrikan sulit didapat. Alhasil bengkel hanya bisa mencarikan alternatif yang paling mendekati, baik dari sisi warna maupun pola. "Seperti BMW E30, material aslinya (kainnya) sudah tidak ada. Seri di bawah E30 juga sama, bahannya sudah tidak tersedia, jadi hanya bisa dibuat menyerupai saja," katanya. Bengkel interior mobil, Trim Car Service Interior "Untuk yang benar-benar sama persis, sekarang sudah jarang. Makanya, restorasi mobil Eropa lawas juga mulai berkurang. Padahal dua sampai tiga tahun lalu masih cukup banyak,” ujarnya. Selain ketersediaan bahan, faktor biaya juga menjadi pertimbangan. Material yang langka umumnya memiliki harga tinggi, bahkan harus impor dari luar negeri dengan waktu tunggu yang tidak singkat. Pilihan ini tentu bergantung pada tujuan restorasi. Jika mobil akan dijadikan koleksi atau ikut kontes, pemilik biasanya tetap menginginkan tampilan mendekati orisinal. Namun, untuk penggunaan harian, bahan pengganti yang lebih modern kerap menjadi pilihan. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang