JAKARTA, KOMPAS.com - Juara dunia MotoGP 2025, Marc Marquez, mengakui persiapan menuju musim baru terasa lebih berat akibat cedera yang terus datang dalam beberapa tahun terakhir. Memasuki musim 2026, Marquez kini berusia 33 tahun. Meski jadi salah satu pebalap tertua di grid saat ini, "The Baby Alien" menegaskan bahwa kesulitan yang dirasakannya bukan karena faktor usia. Sejumlah marshal mendorong sepeda motor rider Ducati Lenovo Marc Marquez usai terjatuh dalam sesi practice MotoGP Indonesia 2025 di tikungan 11 Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Jumat (3/10/2025). Pembalap Aprilia, Marco Bezzecchi, menjadi yang tercepat dalam sesi tersebut dengan catatan waktu tercepat satu menit 29,240 detik, sementara pembalap BK8 Gresini Racing MotoGP Fermin Aldeguer berada di peringkat dua dengan cacatan waktu 0,408 detik lebih lambat dari Bezzecchi. ANTARAFOTO/Aditya Pradana Putra/YU “Bagi saya, ini bukan semakin sulit karena usia, ini semakin sulit karena cedera. Bukan karena usia. Secara mental saya masih merasa muda," ujar Marquez dikutip dari Crash, Kamis (26/2/2026). “Tapi memang benar, dengan cedera yang satu lalu yang lain dan yang lain lagi, itu membuat tubuh saya semakin lambat dan butuh waktu lebih lama (untuk pulih)," katanya. Pebalap tim pabrikan Ducati Lenovo Team tersebut tampil dominan pada musim 2025 dengan meraih 11 kemenangan grand prix dan mengamankan gelar ketujuh di kelas premier. Gelar tersebut menjadi yang pertama baginya dalam enam tahun terakhir, sekaligus menandai kebangkitannya setelah mengalami cedera lengan parah pada 2020 yang sempat mengancam kariernya. Helm spesial Shoei edisi Marc Marquez juara dunia MotoGP 2025 dijual dengan jumlah yang sangat terbatas, 93 unit di dunia “Itulah sebabnya musim dingin ini terasa sangat panjang, dan sampai sekarang kami masih mengerjakannya. Memang benar setelah balapan Thailand kami punya dua minggu tambahan (untuk pemulihan)," ujarnya. “Jadi, kita lihat apakah kami bisa melanjutkan perkembangan itu,” kata Marquez. Sebelumnya, cedera bahu terakhir yang dialami Marquez terjadi setelah insiden dengan pebalap Aprilia Racing, Marco Bezzecchi, pada lap pertama MotoGP Indonesia Oktober 2025. Awalnya ia tidak dijadwalkan menjalani operasi. Namun karena kondisinya tidak kunjung membaik, ia akhirnya harus menjalani operasi dan absen hingga akhir musim 2025. Marquez baru kembali mengendarai motor pada Januari 2026 dan berhasil melewati rangkaian tes pramusim tanpa kendala besar. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang