Rencana kehadiran mobil listrik murni atau BEV (Battery Electric Vehicle) dari Jetour di Indonesia ternyata belum akan terealisasi dalam waktu dekat. Pabrikan asal China ini memilih pendekatan yang lebih hati-hati sebelum benar-benar masuk ke segmen tersebut. Moch Ranggy Radiansyah, Marketing Director PT Jetour Sales Indonesia, mengatakan bahwa pihaknya tidak ingin terburu-buru hanya demi menjadi yang paling cepat menghadirkan teknologi baru. Jetour X20e “Terkait X20e dan X50e, BEV kami perkenalkan waktu itu ya. Tapi menurut kami untuk saat ini bukan siapa yang bisa lebih cepat mengadopsi teknologi itu untuk Indonesia, tapi juga banyak hal lain di luar itu kan seperti kesiapan dan lain-lain,” ujar Ranggy di Beijing, belum lama ini. Menurutnya, ada banyak faktor yang perlu dipertimbangkan sebelum meluncurkan mobil listrik di Indonesia. Mulai kesiapan produk, penyesuaian fitur dengan kebutuhan lokal, hingga ekosistem pendukung yang menentukan pengalaman kepemilikan konsumen. Booth Jetour di IIMS 2026 “Kami selalu bilang bahwa ketika kami luncurkan produk kami sangat selektif gitu ya, untuk make sure produknya relevan dari sisi fitur segala macam,” ucap Ranggy. “Kami sesuaikan beberapa fitur memang cukup relevan untuk Indonesia dan juga kesiapan produksi ekosistem lainnya yang mendukung peluncuran produk atau ownership experience. Jadi kita tidak ingin terburu-buru,” kata dia. Secara global, menurut dia, Jetour sebenarnya sudah memiliki portofolio lengkap, mulai dari mesin konvensional (ICE), hybrid, hingga mobil listrik murni. Namun untuk pasar Indonesia, strategi yang dinilai paling realistis saat ini adalah elektrifikasi bertahap. Karena itu, Jetour justru lebih dulu memprioritaskan model plug-in hybrid (PHEV) sebagai jembatan menuju era kendaraan listrik penuh. Salah satu yang akan segera hadir adalah versi PHEV dari Jetour T2. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang