- JETOUR International memanfaatkan ajang Auto China 2026 untuk mempertegas arah pengembangan globalnya melalui strategi “Travel+” yang kini berevolusi lebih luas. Tidak sekadar produk, tetapi juga menyentuh gaya hidup hingga ekosistem pengguna. Dalam momentum ini, JETOUR juga untuk pertama kalinya menampilkan dua merek sekaligus, yakni JETOUR dan SOUEAST, sebagai bagian dari sinergi strategis dalam satu ekosistem otomotif yang semakin komprehensif. Langkah ini sekaligus menegaskan posisi JETOUR sebagai brand SUV global yang tidak hanya berkembang dari sisi produk, tetapi juga pengalaman konsumen secara menyeluruh. “Sejak awal, JETOUR konsisten mengusung filosofi ‘Travel+’ dengan mengintegrasikan pemahaman mendalam tentang gaya hidup perjalanan," ujar President JETOUR International, Ke Chuandeng dalam keterangan resmi yang diterima GridOto.com, Sabtu (25/4/2026). "Kini, ‘Travel+’ telah berkembang melampaui sekadar atribut produk, menjadi representasi gaya hidup, koneksi emosional, serta jembatan yang menghubungkan manusia, budaya, dan pengalaman,” lanjutnya. Ia menambahkan, melalui Auto China 2026, JETOUR ingin menunjukkan bagaimana strategi tersebut terus berkembang lewat inovasi produk, penguatan ekosistem, serta kolaborasi global demi menghadirkan pengalaman mobilitas yang relevan bagi konsumen di seluruh dunia. Dari sisi produk, JETOUR menampilkan sejumlah model terbaru yang mewakili beragam kebutuhan perjalanan, mulai dari elektrifikasi hingga off-road ekstrem. Salah satu sorotan adalah JETOUR T2 i-DM sebagai SUV Plug-in Hybrid (PHEV) yang memadukan efisiensi dan performa melalui sistem hybrid 1.5TD DHE + 3DHT.