Pabrikan otomotif asal China, Jetour, mulai membeberkan peta jalan (roadmap) ambisius dalam pengembangan mobil listrik dan kendaraan energi baru (NEV) secara global. Dalam beberapa tahun ke depan, hampir seluruh lini teknologi elektrifikasi bakal mereka hadirkan hingga mencapai fase puncak pada 2028. Presiden Jetour International, Ke Chuandeng, mengatkan bahwa lonjakan permintaan mobil energi baru menjadi momentum besar yang sudah diantisipasi perusahaannya sejak beberapa tahun terakhir. Booth Jetour di Beijing Auto Show 2026 “Dalam tahun-tahun mendatang, mobil energi baru akan mengalami peningkatan yang sangat tinggi, dan menghadapi pertumbuhan pesat ini, Jetour telah bersiap membangun kapabilitas yang tepat untuk mengambil peluang ini,” ujar Ke di Beijing, China, Sabtu (25/4/2026). Sebagai bagian dari strategi tersebut, Jetour telah merancang total 19 model kendaraan energi baru. Dari jumlah itu, lima model sudah lebih dulu hadir di pasar global, termasuk Dashing, T1, T2, hingga G700, yang juga mencakup berbagai teknologi seperti plug-in hybrid (PHEV). Memasuki 2026, Jetour akan mulai masuk ke fase “momentum”, di mana ekspansi pasar dan peluncuran produk akan semakin agresif. SUV listrik konsep Jetour TX curi perhatian di Auto China 2026, tampil retro-modern, siap tantang rival di segmen SUV ringkas global. Tak hanya fokus pada satu jenis teknologi, Jetour berencana menghadirkan beragam pilihan mulai dari Battery Electric Vehicle (BEV), Hybrid Vehicle (HV), Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV), hingga Range-Extended EV (REEV). “Kami siap melakukan investasi besar dan tata letak di segmen mobil energi baru,” ucap Ke. Menurutnya, pengalaman berkendara mobil listrik menjadi salah satu faktor utama yang akan mengubah preferensi konsumen secara global. Jetour ungkap peta jalan mobil listrik di Beijing pada April 2026. “Berbicara tentang mobil energi baru, jika Anda sudah melakukan uji coba berkendara, saya rasa Anda tidak akan pernah kembali ke mobil ICE karena pengalaman berkendaranya benar-benar berbeda,” ujarnya. Ia menjelaskan, keunggulan mobil listrik tidak hanya pada efisiensi, tetapi juga mencakup akselerasi instan, tingkat kebisingan yang lebih rendah, serta kenyamanan berkendara yang lebih baik. Memasuki 2027, Jetour menargetkan masuk ke tahap akselerasi. Pada fase ini, seluruh jajaran produk energi baru mereka akan diluncurkan secara global dan terus mengalami peningkatan dari sisi teknologi maupun performa. Ilustrasi test drive Jetour G700 Puncaknya akan terjadi pada 2028, saat Jetour memasuki tahap “breakthrough” atau terobosan. Di fase ini, perusahaan akan mengandalkan kombinasi teknologi cerdas, strategi lokalisasi yang lebih dalam di berbagai negara, serta efisiensi biaya produksi untuk memperkuat daya saing. “Dua tahun ke depan, khususnya 2027 dan 2028, akan menjadi tahun yang sangat penting bagi tata letak global Jetour,” kata dia. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang