Di tengah gempuran model baru dan perubahan tren otomotif, Mitsubishi Colt L300 membuktikan dirinya sebagai kendaraan niaga yang nyaris tak tergantikan. Meski desain dan konsepnya terbilang minim perubahan sejak lama, pikap legendaris ini tetap menjadi pilihan utama pelaku usaha di Indonesia. Direktur Divisi Penjualan dan Pemasaran PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), Irwan Kuncoro, secara terbuka mengakui bahwa L300 memang tidak banyak berubah dari waktu ke waktu. Namun justru di situlah kekuatannya. L300 masih mempertahankan persneling di bawah setir “Iya (L300) itu-itu saja. Tapi ya lumayan. Masih nomor satu,” ujar Irwan di JIExpo Kemayoran, Jakarta (9/2/2026). Menurut Irwan, konsumen kendaraan niaga memiliki prioritas yang berbeda dibanding pembeli mobil penumpang. Faktor desain bukan menjadi pertimbangan utama. Yang dicari adalah fungsi dan ketangguhan. “Faktanya seperti itu. Karena ini kan untuk komersial ya, jadi yang penting memang kapasitas, terus performance,” kata dia. Ilustrasi mesin Mitsubishi Colt L300 Secara historis, Mitsubishi Colt L300 memang dibangun sebagai kendaraan kerja. Model ini pertama kali diluncurkan secara global pada 1979 dan mulai dipasarkan di Indonesia sekitar 1981. Sejak awal kehadirannya, L300 langsung diarahkan untuk memenuhi kebutuhan angkut berbagai sektor usaha. Pada tahap awal, L300 hanya tersedia dengan mesin bensin 1.4 liter. Kemudian, pada 1984, Mitsubishi menggantinya dengan mesin bensin 1.6 liter. Mitsubishi New Colt L300 di Pekanbaru Di tahun yang sama, Mitsubishi menghadirkan opsi mesin diesel 2.3 liter yang menjadi titik balik popularitas L300. Karakter torsi besar dari mesin diesel tersebut membuat L300 cepat diterima sebagai kendaraan angkut andalan, mulai dari sektor logistik, perdagangan, hingga usaha kecil dan menengah. Ketika regulasi emisi semakin ketat, Mitsubishi tetap mempertahankan eksistensi L300 dengan melakukan penyesuaian teknis. Pajero Sport dan L300 di diler Mitsubishi Indramayu Saat ini, New Colt L300 telah dibekali mesin diesel 4N14 berkapasitas 2.200 cc yang sudah memenuhi standar emisi Euro 4. Mesin tersebut mampu menghasilkan tenaga 97 Tk dan torsi 200 Nm, serta dipadukan dengan transmisi manual 5-percepatan. Kombinasi mesin diesel bertenaga, daya angkut besar, serta konstruksi yang dikenal tangguh membuat L300 tetap relevan di era modern. Mitsubishi New Colt L300 Bagi konsumen niaga, keandalan dan efisiensi operasional jauh lebih penting dibanding tampilan atau fitur hiburan. Dari sisi harga, Mitsubishi Colt L300 juga masih tergolong kompetitif di kelasnya. Per Februari 2026, New Colt L300 dipasarkan dengan banderol Rp 241,6 juta untuk varian Pick Up Flat Deck dan Rp 239,1 juta untuk tipe Cab Chassis. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang