35.000 unit pikap Mahindra Scorpio rencananya akan masuk ke Indonesia tahun ini untuk mendukung proyek Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Melalui keterangan resmi Mahindra & Mahindra Ltd (M&M), Scorpio dipesan oleh PT Agrinas Pangan Nusantara, perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Kabar ini turut menyita perhatian untuk membandikaan dengan kendaraan niaga ringan yang sudah ada lebih dulu di Indonesia, misalnya Mitsubishi Triton. Saat ini Mitsubishi Triton yang dipasarkan di Indonesia merupakan CBU Thailand. sama hadir dengan model double kabin, Mahindra Scorpio dan Mitsubishi Triton punya keunggulan masing-masing secara spesifikasi. Mahindra Scorpio Pikap Mahindra Merek asal India ini sempat hadir pada era 1990-an, kembali pada 2013, lalu masuk lagi pada 2019 melalui RMA Group. Adapun di segmen niaga ringan, pikap Scorpio menjadi salah satu model andalannya. Dari sisi performa, pikap Scorpio dibekali mesin diesel 2.2 liter mHawk turbo intercooler berstandar Euro 4 yang mampu menghasilkan tenaga 140 PS dan torsi 320 Nm. Untuk varian 4WD tersedia mode 4Low yang memungkinkan kendaraan melaju perlahan (crawl mode) di medan berat tanpa banyak intervensi pengemudi. Ground clearance mencapai 210 mm dengan sudut approach 34 derajat, mendukung mobilitas di jalan berbatu atau area perkebunan. Dari sisi daya angkut, Scorpio diklaim mampu membawa beban sekitar 1,1 hingga 1,2 ton, serta memiliki kemampuan tarik hingga 2,5 ton. Ban bertipe mud terrain turut memperkuat karakter kendaraan ini sebagai pikap pekerja di medan menantang. Kabin Scorpio menawarkan sejumlah fitur yang relatif lengkap untuk kelas pikap kerja, seperti dual airbag, ABS, head unit 2DIN dengan USB, power window, electric mirror, hingga cruise control switch di setir. Saat pertama kali diluncurkan pada 2019, harganya mulai Rp 278 juta untuk single cabin dan Rp 318 juta untuk double cabin. Adapun harga terkini dapat berbeda mengikuti kebijakan distributor dan spesifikasi unit. Mitsubishi Triton New Mitsubishi Triton Pada bagian luar tampil kekar bisa dibilang seperti ambil inspirasi dari truk di Amerika yang mengotak dengan dimensi yang besar. Pada tipe tertinggi yakni Ultimate, head unit baru dengan ukuran 8 inci, MID dengan layar berukuran 7 inci, 7 mode berkendara, AC dual zone, wireless charger dan masih banyak lagi. Soal keselamatan Triton dilengkapi 7 airbag, sampai sistem ADAS seperti Forward Collision Mitigation System, Blind Spot Warning, Lane Change Assist, Rear Cross Traffic Alert, Automatic High Beam. Baru di bagian mesin, semua varian sudah menggunakan model baru, kodenya 4N16. Tenaganya tembus 181 TK di 3.500 RPM dan torsi 430 Nm di 2.250-2.500 RPM dan sudah Euro4. Tenaga dan torsi tadi disalurkan ke semua roda (Ultimate 4x4) dengan transmisi otomatis enam percepatan. Untuk ganti penggerak, mengandalkan Super Select 4WD-II, tersedia mode 2H, 4H, 4HLc, dan 4LLC. Selain itu tersedia tujuh mode berkendara, yakni Normal, Eco, Gravel, Rock, Snow, Mud, dan Sand. Jadi bisa disesuaikan dengan kebutuhan, sedang berada di kondisi jalanan seperti apa. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang