Mitsubishi memberi kejutan pada lini Triton. Pabrikan asal Jepang ini menghadirkan tampilan baru pada pikap andalannya. Penyegaran ini terbilang unik karena hanya berlaku untuk satu varian tertentu, yakni Triton Street yang dipasarkan khusus di Thailand. Dikutip dari Carscoops, Kamis (8/1/2026), Triton Street mengusung konfigurasi bodi Mega Cab, yang posisinya berada di antara Single Cab dan Double Cab. New Mitsubishi Triton Perubahan paling mencolok terlihat pada bagian depan, di mana Mitsubishi merombak desain gril dan meninggalkan bahasa desain “Dynamic Shield” yang selama ini menjadi ciri khas Triton. Wajah barunya tampil lebih agresif, bahkan sekilas mengingatkan pada helm Stormtrooper dalam film Star Wars. Bagian bumper turut direvisi dengan intake udara baru, serta dipadukan skid plate hitam berukuran lebih besar. Namun sebagai varian entry-level, Triton Street masih menggunakan lampu utama halogen dan tidak dilengkapi fog lamp. Sesuai dengan namanya, Triton Street memang dirancang untuk penggunaan di jalan aspal. Pikap ini menggunakan pelek alloy hitam 17 inci dengan tinggi suspensi standar. New Mitsubishi Triton Di balik kap mesin, tidak ada perubahan yang dilakukan Mitsubishi. Triton Street tetap mengandalkan mesin diesel 2.4 liter empat silinder turbodiesel yang menghasilkan tenaga 148 hp dan torsi 330 Nm. Mesin ini merupakan versi standar, bukan varian bertenaga lebih besar 181 hp yang digunakan pada Triton dengan harga lebih mahal. Tenaga mesin disalurkan melalui transmisi manual enam percepatan ke roda belakang. Meski tanpa sistem penggerak empat roda, Triton Street tetap dibekali active limited-slip differential yang bekerja dengan mengerem roda yang kehilangan traksi dan menyalurkan tenaga ke roda yang masih mencengkeram permukaan jalan. Sebagai varian paling terjangkau dalam konfigurasi Mega Cab, fitur yang ditawarkan Triton Street tergolong fungsional. Mobil ini dibekali jok kain, tiga airbag, sistem audio dua speaker, hill-start assist, Forward Collision Mitigation (FCM), serta layar infotainment 10 inci. Sebagai informasi, selama ini unit Mitsubishi Triton di Indonesia diimpor secara CBU dari Thailand, yang berarti setiap pembaruan varian di Negeri Gajah Putih bisa berpotensi ikut diboyong ke Tanah AIR tergantung strategi pemasaran Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSAI). Jika Triton Street benar-benar dibawa ke Indonesia, maka varian ini bisa menjadi opsi paling terjangkau di jajaran Triton, sekaligus mengisi ceruk konsumen yang membutuhkan pikap dengan penampilan agresif namun tetap fungsional. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang