Pemesanan puluhan ribu unit pikap Mahindra oleh PT Agrinas Pangan Nusantara menjadi perhatian di industri otomotif nasional. Pasalnya, kendaraan tersebut dipesan langsung dari prinsipal di India untuk mendukung program Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Dalam keterangan resmi Mahindra & Mahindra Ltd., disebutkan pemesanan sekitar 35.000 unit dilakukan oleh PT Agrinas Pangan Nusantara, perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Jumlah tersebut tergolong besar untuk pasar Indonesia, terlebih kendaraan yang dipesan merupakan model pikap yang selama ini digunakan untuk berbagai kebutuhan operasional, mulai dari sektor usaha hingga distribusi logistik di daerah. Ribuan unit pikap Mahindra buat Koperasi Merah Putih tiba di Tanjung Priok. Mahindra Scorpio Pikup sendiri bukan model baru di pasar nasional. Kendaraan ini pertama kali diperkenalkan di Indonesia pada 2019 dengan pilihan varian single cabin dan double cabin. Saat pertama diluncurkan pada 2019, model single cabin dibanderol sekitar Rp 278 juta, sedangkan double cabin berada di kisaran Rp 318 juta. Namun untuk harga Mahindra Scorpio yang diimpor sebagai mobil Koperasi Merah Putih belum diketahui. Wilda Bachtiar, General Manager Mahindra RMA Indonesia, mengatakan, saat ini banderol Mahindra Scorpio Pikup yang dipasarkan melalui RMA Indonesia berada di kisaran Rp 300 jutaan. Pikap Mahindra "Di RMA, sekarang Rp 315 jutaan. Kalau itu (Agrinas) kan langsung (ke Mahindra India)," ujar Wilda, kepada wartawan, saat ditemui di Jakarta, Kamis (5/3/2026). Namun demikian, Wilda menolak untuk menyebutkan berapa harga yang didapat oleh Agrinas dari Mahindra India. Sebab, dia mengaku tidak mengetahui berapa bottom price yang didapat dari kesepakatan tersebut. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang