Pemerintah Indonesia melalui BUMN PT Agrinas Pangan Nusantara, akan mengimpor 105.000 unit kendaraan niaga ringan dari India. Salah sata nama yang bakal dikirim ke Indonesia adalah Mahindra Scorpio. Mahindra Scorpio adalah produk dari Mahindra & Mahindra ini telah hadir lebih dari dua dekade dan menjelma menjadi salah satu kendaraan paling populer untuk kebutuhan operasional, mulai dari armada pemerintahan, pertambangan, logistik, hingga usaha kecil menengah. Salah satu kekuatan utama Mahindra Scorpio terletak pada konstruksi sasis ladder frame atau body-on-frame. Struktur ini lazim digunakan pada kendaraan niaga dan truk ringan karena daya tahannya terhadap beban berat dan kondisi jalan rusak. Scorpio memang dirancang untuk bekerja keras. Sasis tangga tersebut membuatnya lebih mudah dimodifikasi menjadi kendaraan operasional seperti mobil patroli, ambulans, kendaraan proyek, hingga versi pick-up dengan bak terbuka untuk angkut barang. Mahindra Scorpio mengandalkan mesin diesel 2.2 liter mHawk berkapasitas 2.184 cc. Mesin ini menghasilkan tenaga mulai dari sekitar 130 hp hingga 177 hp, tergantung varian, dengan torsi besar di kisaran 300 sampai 400 Nm. Mahindra Scorpio SUV percepatan menjadi pilihan utama karena dikenal sederhana dan mudah dalam perawatan. Pada varian tertentu bahkan tersedia opsi penggerak empat roda (4x4), yang membuatnya bisa untuk operasional di area perkebunan, tambang, atau wilayah pedesaan. Sebagai kendaraan kerja, Scorpio memang tidak mengejar kemewahan berlebihan, tetapi fitur yang disematkan cukup menunjang aktivitas operasional. Dual airbag, sistem pengereman ABS dengan EBD, pendingin udara, power window, central locking, hingga sistem infotainment dasar tersedia pada sebagian besar varian. Di kelas kendaraan kerja, Scorpio bisa disejajarkan dengan rival seperti Isuzu D-Max dan Toyota Hilux. Di pasar India, Scorpio unggul pada kombinasi harga yang lebih murah, yakni sekitar Rp 250 juta sampai Rp 300 jutaan. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang