Gelombang mobil pickup India akan menghiasi pelosok desa Indonesia. Sekarang status mobil India itu masih diimpor utuh atau completely built up (CBU), namun merek Mahindra disebut akan bikin pabrik. Saat ini sedang menjajaki wilayah Subang, Jawa Barat.Sebagai catatan, Agrinas akan mengimpor 70 ribu unit kendaraan komersial Tata Motors untuk Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih. Keputusan tersebut lantas dipertanyakan, sebab aktivitas impor tak memberikan keuntungan untuk negara. Namun Mahindra disebut bakal membangun pabrik perakitan di Tanah Air. Langkah ini dilakukan usai mereka memasok 35 ribu unit pikap untuk program Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih."Mereka segera mau produksi di Indonesia, dalam kontrak tertera, dia harus produksi di Indonesia 2027 sampai 2028," ujar Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota di Cawang, Jakarta Timur.Joao menyebutkan bahwa Mahindra tengah melirik wilayah Subang, Jawa Barat, sebagai lokasi pabrik mereka. Pemilihan Subang dinilai sangat strategis karena kedekatannya dengan Pelabuhan Patimban, yang kini menjadi hub utama ekspor-impor otomotif nasional."Kayaknya mereka lagi penjajakan di Subang," tambahnya lagi.Kendaraan operasional desa akan bekerja di medan berat. Tanpa jaminan bengkel terdekat, kendaraan secanggih apa pun akan menjadi rongsokan jika terjadi kendala teknis. Dia menjelaskan bahwa saat ini proses pembangunan jaringan sudah berjalan di berbagai titik strategis"Ya, komitmen investasi, selain daripada dia membangun pabrik, sekarang ini dia membangun bengkel-bengkel di seluruh Indonesia, dan distributor," tambah dia.