Marco Bezzecchi mengakui keunggulan rekan setimnya di Aprilia Racing, Jorge Martin, pada laga utama MotoGP Perancis 2026 di Le Mans Circuit, Minggu (10/5/2026). Bezzecchi yang finis kedua menilai Martin tampil sangat kuat sepanjang akhir pekan, terutama pada fase akhir balapan ketika berhasil mengambil alih posisi terdepan. “Saat Jorge berhasil melewati Pedro Acosta, saya tahu dia sangat kuat, sangat cepat, terutama di akhir balapan,” kata Bezzecchi usai balapan dikutip Crash.net, Minggu. THE BATTLE IS ON ??MARTINATOR MAKES HIS MOVE ????#FrenchGP ???????? pic.twitter.com/7XHHr6oEHc — MotoGP™???? (@MotoGP) May 10, 2026 Pebalap asal Italia tersebut mengaku sudah melihat potensi Martin sejak awal akhir pekan. Menurut dia, Martin langsung merasa nyaman dengan motor RS-GP sejak sesi latihan bebas pertama. “Jorge sejak Jumat langsung merasa nyaman dengan motornya dan tidak banyak mengeluh. Dia terus semakin kuat dari hari ke hari tanpa melakukan perubahan besar pada motor,” ujar Bezzecchi. Pada balapan utama, Bezzecchi sebenarnya sempat memimpin cukup lama. Namun, Martin perlahan memangkas jarak sebelum akhirnya menyalip saat balapan menyisakan tiga lap. Ia mengatakan dirinya tidak ingin mengambil risiko terlalu besar untuk mempertahankan posisi pertama karena merasa Martin memang memiliki kecepatan yang lebih baik. “Saya tahu dia akan datang. Saya tidak ingin mengambil risiko terlalu besar dan mungkin tetap disalip satu lap kemudian,” ujar Bezzecchi. Meski gagal menjadi pebalap tercepat, Bezzecchi tetap puas dengan hasil di Le Mans Perancis. Dia mengaku sepanjang akhir pekan tidak pernah benar-benar nyaman dengan motornya, terutama pada bagian depan. “Saya tidak pernah merasa nyaman. Bahkan ketika performa membaik, saya tetap tidak mendapatkan kepercayaan diri pada bagian depan motor seperti yang saya inginkan,” kata Bezzecchi. Kondisi tersebut membuatnya kesulitan menjaga performa ban pada lap-lap akhir. ONE LAP TO GO@88jorgemartin is escaping ????#FrenchGP ???????? pic.twitter.com/OnxNyjbgx6 — MotoGP™???? (@MotoGP) May 10, 2026 “Dalam tujuh atau delapan lap terakhir, kecepatan saya mulai menurun dan itu tidak cukup,” ujarnya. Sementara itu, Martin juga memberikan pujian kepada Bezzecchi setelah duel ketat di Le Mans. Menurutnya, tekanan dari Bezzecchi membuat ia harus mengeluarkan kemampuan terbaik sepanjang balapan. “Marco sangat kuat. Dia membuat saya terus mengeluarkan performa terbaik di luar kemampuan saya yang seharusnya,” kata Martin. “Saya juga bangga Aprilia terus berkembang. Saya salut kami bisa berkembang setiap harinya,” ujarnya. Hasil MotoGP Perancis membuat persaingan klasemen sementara MotoGP 2026 semakin ketat. Bezzecchi masih memimpin dengan 128 poin, tetapi kini hanya unggul satu angka atas Martin yang mengoleksi 127 poin. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang