Pedro Acosta menanggapi dengan serius aksi yang dilakukan oleh Fabio di Giannantonio alias Diggia pada MotoGP Perancis 2026 di Sirkuit Le Mans. Namun, Diggia mengaku apa yang dilakukannya tidak bermaksud untuk memprovokasi Acosta. Sebelumnya, Diggia berhasil menyalip Acosta saat masuk tikungan terakhir pada lap terakhir di balapan utama. Saat itu, Diggia menengok ke belakang setelah berhasil menyalip Acosta untuk memperebutkan posisi keempat. Namun, Acosta menilai aksi tersebut seolah-olah seperti mengejek dirinya. Menengok ke belakang setelah menyalip, kemudian melewati garis finis lebih dulu. "Tidak ada yang menyalip saya sambil menengok ke belakang. Kita akan bertemu lagi di balapan berikutnya," ujar Acosta, dikutip dari Crash.net, Jumat (15/5/2026). Diggia pun menanggapi respons Acosta tersebut dan mengatakan bahwa dirinya tidak bermaksud untuk memprovokasi. Dia hanya ingin mengecek apakah Acosta akan kembali menyalip dirinya. “Saat berada di lintasan, saya selalu berusaha memberikan yang terbaik dan menyalip pebalap di depan saya. Saya hanya ingin memastikan dia tidak menyalip saya lagi, tidak lebih dari itu," kata Diggia. Pebalap Spanyol dari tim Red Bull KTM Factory Racing Pedro Acosta beraksi dalam sesi latihan bebas 2 MotoGP Thailand 2026 di Sirkuit Internasional Buriram di Buriram pada 28 Februari 2026. (Foto oleh Lillian SUWANRUMPHA / AFP) "Babak kedua antara kita? Maaf kalau dia menganggapnya sebagai hal pribadi, tapi bagiku, ini soal balapan, aku menyalipnya dan ingin mempertahankan posisiku," ujarnya. Acosta sendiri tidak bermaksud personal dengan komentarnya. Menurutnya, kurang tepat jika hal tersebut dipermasalahkan, apalagi hanya untuk memperebutkan posisi keempat. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang