Mitsubishi Destinator di area test drive GIIAS 2025 PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) memulai ekspor SUV terbarunya, Destinator, ke pasar internasional, khususnya kawasan ASEAN. Hal ini disampaikan langsung oleh Direktur Divisi Penjualan dan Pemasaran MMKSI, Irwan Kuncoro. Ia menjelaskan bahwa ekspor dilakukan dalam bentuk CBU (Completely Built-Up) dari Indonesia, menegaskan peran Tanah Air sebagai basis produksi regional Mitsubishi.Destinator ditempatkan di segmen menengah, tepat di antara Xpander dan Pajero. Model ini dirancang bagi konsumen yang ingin naik kelas dari Xpander namun merasa Pajero terlalu premium. "Destinator menjadi alternatif SUV bagi konsumen yang loyal atau ingin upgrade dari Xpander, sekaligus menjangkau konsumen dari brand lain,” ujar Irwan di ICE BSD, Tangerang.Hal ini menunjukkan bahwa Mitsubishi menargetkan tidak hanya pembeli lama, tetapi juga calon konsumen dari merek lain yang mencari SUV dengan posisi harga dan fitur menengah. Produksi Destinator di dalam negeri terus digenjot. Kapasitas normal pabrik sekitar 2.000 unit per bulan, namun MMKSI tengah berupaya mempercepat produksi untuk memenuhi target ekspor tahunan yang mencapai 12.000 unit. Hingga saat ini, sekitar 6.000 unit sudah diproduksi. "Meskipun target 12.000 unit cukup menantang, kami berusaha keras untuk mencapainya,” jelas Irwan. Hal ini menjadi indikasi bahwa ekspor Destinator bukan sekadar simbolik, melainkan strategi nyata Mitsubishi untuk memperluas pangsa pasar regional.Langkah ekspor ini juga bertepatan dengan perayaan 55 tahun Mitsubishi di Indonesia, yang menjadi momentum penting bagi perusahaan untuk menegaskan posisinya di pasar otomotif nasional dan regional.Ia menjelaskan bahwa momen ini dimanfaatkan MMKSI untuk menegaskan kompetitifnya perusahaan, tidak hanya melalui produk, tetapi juga layanan terbaik bagi konsumen."Kami tidak hanya ingin menghadirkan produk yang baik, tetapi juga memastikan layanan terbaik melalui jaringan yang luas dan berbagai penghargaan kepuasan pelanggan,” tuturnya.Ekspor Destinator akan memulai distribusi ke negara-negara ASEAN, termasuk Filipina dan Vietnam. Strategi ini meniru pola yang sebelumnya dilakukan Mitsubishi dengan model Xpander, yang telah diekspor ke puluhan negara di kawasan regional.Dengan basis produksi di Indonesia, MMKSI optimistis dapat memenuhi permintaan pasar luar negeri sambil memperkuat posisi Indonesia sebagai hub produksi SUV Mitsubishi untuk regional.Selain fokus ekspor, MMKSI juga memanfaatkan momentum GAIKINDO Jakarta Auto Week (GJAW) 2025 untuk memperkenalkan Destinator lebih luas kepada publik. Irwan menyebut bahwa pameran ini menjadi kesempatan untuk mengkomunikasikan keunggulan produk sekaligus menegaskan sejarah Mitsubishi di Indonesia selama lebih dari lima dekade.Dengan produksi yang terus ditingkatkan dan strategi ekspor yang matang, Destinator diharapkan menjadi SUV andalan Mitsubishi untuk menembus pasar ASEAN, sekaligus memperluas jaringan konsumen loyal dan baru di tingkat regional.