Fabio Quartararo akhirnya membawa angin segar bagi Yamaha setelah finis keenam pada MotoGP Perancis 2026 di Sirkuit Le Mans, Minggu (11/5/2026). Hasil tersebut menjadi pencapaian terbaik Yamaha sepanjang lima seri awal musim ini sekaligus memunculkan optimisme baru di kubu pabrikan Jepang itu. Akhir pekan Quartararo di Le Mans sebenarnya dimulai dengan sulit. Pebalap asal Perancis tersebut hanya menempati posisi ke-17 pada sesi latihan. Fabio Quartararo saat sesi tes resmi di Sirkuit Buriram Namun, ia mampu bangkit dengan lolos dari Q1, mengamankan posisi start keenam, lalu finis di enam besar pada Sprint Race maupun balapan utama. “Menurut saya, kami bisa merasa puas. Pada empat balapan pertama kami benar-benar kesulitan, tetapi di seri ini kami mulai menunjukkan peningkatan. Ini jelas menjadi akhir pekan terbaik kami musim ini,” ujar Quartararo dilansir Crash.net, Senin (11/5/2026). Performa Yamaha dinilai mulai menunjukkan perkembangan, terutama lewat kecepatan Quartararo pada lap-lap awal. Strategi penggunaan ban depan kompon lunak membantunya tampil agresif sejak start. “Saya memberikan segalanya di awal balapan karena tahu itu kesempatan terbaik untuk berada di depan. Memang tidak bisa bertahan lama di posisi itu, tetapi kami tetap bisa pulang dengan perasaan positif,” kata dia. Sebelum seri Perancis, pencapaian terbaik Yamaha di balapan utama musim ini hanyalah finis ke-14, yang diraih Quartararo di Thailand serta Alex Rins di Brasil. Fabio Quartararo saat berlaga pada MotoGP Ceko 2025 Direktur Monster Energy Yamaha MotoGP, Massimo Meregalli, menyebut hasil di Le Mans memberikan dorongan moral besar bagi tim. Selain kembali menembus 10 besar, Yamaha juga mampu finis hanya terpaut tujuh detik dari pemenang balapan. “Kami sangat senang. Setelah melalui periode sulit, hasil seperti ini menjadi suntikan semangat besar, terutama bagi pebalap dan seluruh tim,” ujar Meregalli. Ia juga memuji performa konsisten Quartararo sejak sesi latihan hingga balapan utama. Menurut Meregalli, keberhasilan menembus Q2 dari Q1 menjadi salah satu titik penting kebangkitan Yamaha di Le Mans. Meregalli menilai hasil tersebut menjadi sinyal positif bagi Yamaha untuk menghadapi seri-seri berikutnya. Setelah MotoGP Prancis, Yamaha dijadwalkan menjalani tes tambahan di Barcelona guna mencari peningkatan performa lebih lanjut. “Kini kami bisa melangkah dengan pola pikir yang berbeda. Kami akan menjalani tes di Barcelona dan melihat apakah masih ada peningkatan lain yang bisa ditemukan,” kata Meregalli. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang