Pebalap Monster Energy Yamaha Alex Rins, blak-blakan mengenai kelemahan krusial motor YZR-M1 miliknya saat melakoni sesi Practice di MotoGP Italia, Sirkuit Mugello. Rins mengaku sampai berteriak di dalam helmnya lantaran frustrasi melihat jebloknya top speed motor Yamaha jika dibandingkan dengan para rival. Sirkuit Mugello yang memiliki lintasan lurus utama sangat panjang memang menjadi momok yang mengekspos habis-habisan defisit performa Yamaha. Meskipun pabrikan asal Iwata ini tengah menguji mesin V4 baru, ketertinggalan mereka di zona speed trap masih terlampau jauh dan mengkhawatirkan. Yamaha resmi membuka lembaran baru dalam sejarah MotoGP dengan memperkenalkan YZR-M1 versi 2026 Berdasarkan data hari Jumat, rekan setim Rins, Fabio Quartararo, tertinggal hingga lebih dari 12 kpj dari Enea Bastianini yang memacu KTM. Sementara Rins sendiri mencatatkan top speed yang terpaut sekitar 10 kpj lebih lambat dari pebalap tercepat di lintasan lurus. Frustrasi Disalip Motor Honda Rins menceritakan momen menggelikan sekaligus ironis saat dirinya berusaha melakukan putaran cepat. Pebalap asal Spanyol itu terkejut ketika pebalap lain dengan motor Honda dengan mudahnya melewati dia di trek lurus akibat perbedaan performa mesin yang mencolok. "Saya sedang memacu motor sekencang mungkin seperti saat time attack. Lalu dia punya tenaga mesin lebih besar dan menyalip saya tepat di trek lurus. Saat itu saya sampai berteriak di dalam helm, 'Tidak, tidak, kenapa? Tetaplah di belakang!' Tapi ya, itu lumayan lucu kalau diingat," ujar Rins dikutip dari Crash.net, Sabtu (30/5/2026). Akibat defisit performa ini, Rins mengaku kesulitan untuk memanfaatkan efek slipstream di belakang pebalap lain. Ketika mencoba membuntuti Francesco Bagnaia dan Marco Bezzecchi, Rins dipaksa berkendara hingga batas maksimal dengan mata terbuka lebar hanya untuk menjaga jarak agar tidak tertinggal terlalu jauh. Lolos ke Q2 Berkat Modal Nekat Meski mengeluhkan performa motor yang sering melebar di tikungan, Rins justru menjadi pebalap Yamaha dengan performa paling menonjol pada hari Jumat. Ia berhasil mengamankan posisi kesembilan dengan catatan waktu 1 menit 45,149 detik, yang membuatnya lolos langsung ke kualifikasi kedua (Q2). Pencapaian Rins berbanding terbalik dengan penunggang Yamaha lainnya. Jack Miller terpuruk di posisi ke-16, sementara Fabio Quartararo harus puas di urutan ke-17 setelah sempat mengalami insiden kecelakaan. Walaupun mencatatkan hasil impresif di sesi awal, Rins sadar betul bahwa mempertahankan posisi di barisan depan saat race sejauh 40 menit akan menjadi tantangan yang sangat berat. "Untuk satu lap tunggal, sebagai pebalap profesional yang bertalenta, kami mungkin bisa memaksakan motor hingga limitnya dan mencetak waktu bagus. Tapi saat race pace, kondisinya berbeda. Dalam balapan sepanjang 40 menit, semuanya menjadi jauh lebih sulit, ban mulai panas, dan performanya akan menurun drastis," kata Rins. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang