JAKARTA, KOMPAS.com - Sejumlah produsen otomotif asal China melakukan restrukturisasi bisnis dengan menggabungkan unit usaha hingga merapikan organisasi internal sebagai respons atas tekanan laba dan persaingan yang semakin ketat. Data CPCA Data Asosiasi Mobil Penumpang China atau China Passenger Car Association (CPCA) mencatat, margin laba industri otomotif hanya berada di kisaran 4,4 persen. Mobil buatan China menunggu untuk di ekspor di pelabuihan Dalian, China Angka ini nyaris menyentuh titik terendah sepanjang sejarah, setelah pada 2024 sempat berada di level 4,3 persen. Kondisi tersebut menegaskan bahwa kenaikan penjualan kendaraan di China belum otomatis berujung pada peningkatan keuntungan. rata, industri otomotif China mencatat pendapatan sekitar 322.000 yuan per kendaraan atau setara sekitar Rp708 juta. Namun, laba kotor yang tersisa hanya sekitar 14.000 yuan per unit, atau sekitar Rp30 juta. Dengan biaya pengembangan dan produksi yang terus naik, ruang keuntungan pabrikan pun semakin sempit. Zeekr memulai debutnya di Indonesia dengan memamerkan Zeekr X dan Zeekr 009 di GJAW 2024. Pertumbuhan Penjualan vs Margin Keuntungan Sekretaris Jenderal CPCA, Cui Dongshu, menilai pertumbuhan volume penjualan tidak sejalan dengan margin keuntungan. Sepanjang periode tersebut, pendapatan industri otomotif China telah melampaui 10 triliun yuan, atau sekitar Rp22.000 triliun, dengan pertumbuhan 8,1 persen secara tahunan. Namun, total biaya industri mencapai 8,84 triliun yuan, atau sekitar Rp19.450 triliun, naik 9 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara total laba hanya 440,3 miliar yuan, atau sekitar Rp969 triliun. Tekanan datang dari dua sisi, yaitu kenaikan harga bahan baku, terutama komponen baterai dan peningkatan biaya tenaga kerja. Geely resmi umumkan harga EX2 Max dan Pro di GJAW 2025, tawarkan EV terjangkau dengan insentif dan promo tambahan. Kemudian ditambah persaingan semakin ketat akibat perang harga yang meluas. “Persaingan yang sebelumnya terjadi di segmen kendaraan energi baru kini merembet ke kendaraan berbahan bakar bensin. Produsen harus menurunkan harga jual demi mempertahankan pangsa pasar,” ujar Cui Dongshu, dikutip dari Carnewschina, Kamis (1/1/2026). Konsolidasi Bisnis Dalam situasi tersebut, konsolidasi menjadi salah satu strategi yang dipilih. Geely Automobile Holdings menjadi contoh paling menonjol, di mana pada 22 Desember 2025, perseroan mengumumkan rampungnya privatisasi Zeekr Intelligent Technology. Merek mobil listrik premium itu kini sepenuhnya berada di bawah kendali Geely dan tidak lagi tercatat di Bursa Efek New York (NYSE). Geely menamai strategi ini sebagai 'One Geely'. Manajemen menyebut konsolidasi ini penting untuk menghilangkan biaya tumpang tindih, meningkatkan efisiensi riset dan pengembangan, serta menjaga daya saing di tengah margin yang menipis. Langkah serupa juga dilakukan Guangzhou Automobile Group (GAC) yang menggabungkan merek kendaraan listrik Aion dan Haobo ke dalam satu unit bisnis. Integrasi penjualan dan distribusi ditargetkan rampung pada awal 2026 sebagai bagian dari upaya penyederhanaan operasional. SAIC Motor, produsen otomotif terbesar di China, juga melakukan konsolidasi sejumlah unit bisnis sepanjang 2025 dengan fokus penguatan koordinasi teknologi, berbagi sumber daya, dan pengelolaan RnD secara terpusat di berbagai segmen kendaraan. Fase Industri Baru Pengamat menilai, langkah ini mencerminkan perubahan fase industri otomotif China. Setelah pertumbuhan pesat beberapa tahun terakhir, pasar kini memasuki tahap yang lebih matang. Persaingan semakin tajam, margin menipis, dan hanya pemain dengan skala besar serta struktur efisien yang mampu bertahan. Ke depan, pasar otomotif China diperkirakan akan mengerucut pada lebih sedikit pemain besar. Dari puluhan merek kendaraan listrik yang bermunculan, hanya mereka yang mampu mengelola biaya, teknologi, dan jaringan secara terintegrasi yang berpeluang bertahan. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang