Pabrik Nissan-Mercedes yang jadi rebutan merek China di Meksiko. Sebuah pabrik mobil besar di Meksiko yang akan segera menghentikan operasinya kini menjadi incaran sejumlah produsen otomotif asal China. Fasilitas yang sebelumnya digunakan sebagai proyek kerja sama antara Nissan dan Mercedes-Benz itu disebut menarik minat banyak pihak karena lokasinya strategis di kawasan Amerika Utara. Pabrik bernama Cooperation Manufacturing Plant Aguascalientes atau COMPAS tersebut dijadwalkan tutup pada Mei 2026. Setelah kabar penutupan muncul, beberapa produsen langsung bergerak untuk memperebutkan fasilitas produksi yang sudah berdiri sejak 2017 itu. GULIR UNTUK LANJUT BACA Beberapa nama besar yang dikabarkan masuk dalam tahap akhir penawaran antara lain BYD, Chery, Geely, dan Great Wall Motor. Selain itu, dikutip VIVA Otomotif dari Carnewschina Jumat 13 Februari 2026, perusahaan otomotif asal Vietnam, VinFast, juga disebut ikut bersaing untuk mendapatkan pabrik tersebut. Minat terhadap pabrik ini dinilai bukan tanpa alasan, karena fasilitas tersebut memiliki kapasitas produksi hingga ratusan ribu unit kendaraan per tahun. Dengan infrastruktur yang sudah siap, pabrikan tidak perlu memulai dari nol untuk membangun lini produksi baru.Langkah ini juga mencerminkan perubahan strategi industri otomotif global yang mulai berfokus pada produksi lokal di berbagai wilayah. Banyak merek kini berupaya mendekatkan proses produksi dengan pasar utama untuk menghemat biaya distribusi dan mempercepat pengiriman. Meksiko selama ini dikenal sebagai salah satu pusat produksi mobil yang berorientasi ekspor, terutama ke Amerika Serikat. Namun dalam beberapa waktu terakhir, perubahan kebijakan perdagangan dan tarif disebut ikut memengaruhi aktivitas produksi di wilayah tersebut.Situasi ini membuat beberapa fasilitas yang sebelumnya aktif harus menyesuaikan diri dengan kondisi pasar. Penutupan pabrik COMPAS menjadi salah satu contoh perubahan besar yang sedang terjadi dalam rantai pasok industri otomotif global.Bagi produsen asal China, membeli pabrik yang sudah ada dianggap sebagai langkah yang lebih cepat dibanding membangun fasilitas baru dari awal. Selain menghemat waktu, proses perizinan dan pembangunan juga bisa dipangkas secara signifikan.Sebelumnya, beberapa rencana pembangunan pabrik baru sempat tertunda karena kendala administratif dan regulasi. Dengan mengambil alih fasilitas yang sudah berjalan, proses produksi bisa dimulai lebih cepat tanpa harus menunggu proses panjang. ADVERTISEMENT GULIR UNTUK LANJUT BACA Ketertarikan dari banyak perusahaan juga menunjukkan bahwa pasar Amerika Latin semakin dianggap penting dalam peta industri otomotif dunia. Dalam beberapa tahun terakhir, penjualan kendaraan dari merek China di Meksiko disebut terus meningkat dan mulai mendapat tempat di pasar lokal.Jika salah satu produsen berhasil memenangkan proses penawaran ini, maka mereka akan memiliki basis produksi langsung di kawasan Amerika Utara. Hal ini berpotensi membuka jalur distribusi yang lebih luas untuk pasar domestik maupun ekspor ke negara lain di sekitarnya.