Honda memang menunjukkan tanda-tanda kebangkitan dalam pengembangan RC213V. Namun untuk benar-benar menyaingi dominasi Ducati di MotoGP 2026, pabrikan asal Jepang itu tampaknya masih butuh waktu. Hal tersebut tercermin dari hasil pengujian pramusim terbaru yang digelar di Sirkuit Sepang Malaysia, belum lama ini.Joan Mir sempat memberi harapan besar bagi Honda. Catatan waktu tercepatnya pada hari kedua pengujian menunjukkan adanya kemajuan signifikan. Meski di hari terakhir Ducati kembali meningkatkan kecepatan, Mir tetap mampu bertahan di papan atas. Juara dunia MotoGP 2020 itu menutup tes dengan finis di posisi kelima catatan waktu gabungan, hanya terpaut 0,472 detik dari pembalap tercepat, sekaligus menjadi satu-satunya rider Honda yang mampu menembus waktu 1:57. Namun, gambaran berbeda terlihat di garasi sebelah. Rekan Mir, Luca Marini, kesulitan mengikuti laju Mir dan harus puas finis di posisi ke-13, tertinggal 1,163 detik. Pebalap Italia itu pun belum yakin Honda sudah benar-benar memangkas jarak dengan para rivalnya, khususnya Ducati."Kami mampu meningkatkan performa motor di banyak area, terutama pengereman dan ketika memasuki tikungan. Kami bisa merasa puas dengan itu. Namun masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan karena semua pabrikan terus melakukan pengembangan. Selisihnya kurang lebih sama seperti pada akhir pekan Grand Prix di sini. Kami harus terus berupaya dan bekerja secara konsisten," jelas Marini dikutip dari Crash.Marini juga menilai sulit menarik kesimpulan pasti dari hasil tes pramusim. "Selama pengujian, selalu sulit untuk mengevaluasi situasi dengan benar. Anda tidak pernah tahu persis ban mana atau berapa banyak bahan bakar yang digunakan tim lain--bahkan dalam simulasi. Memahami hal itu jelas tak mudah. Mari kita tunggu dan lihat bagaimana pengujian di Thailand berjalan. Mungkin baru akan benar-benar jelas pada akhir pekan Grand Prix," ujarnya.Meski begitu, Honda diyakini sudah melewati fase terberat. Performa Marini pun meningkat signifikan, dari hanya 14 poin di musim 2024 menjadi 142 poin pada 2025. Uji coba terakhir di Buriram, Thailand, akan menjadi penentu sejauh mana Honda bisa mendekati Ducati jelang musim baru MotoGP 2026.