Kinerja ekspor sepeda motor completely built up (CBU) Indonesia mengalami penurunan pada Agustus 2026. Dilansir dari situs resmi AISI (9/9/2026), pengiriman motor ke pasar luar negeri tercatat sebanyak 50.254 unit. Realisasi tersebut turun cukup signifikan dibandingkan Juli 2026 yang mencapai 65.769 unit. Dengan demikian, ekspor motor pada Agustus mengalami penurunan 15.515 unit atau 23,6 persen secara month to month (MTM). Meski terkoreksi dibandingkan bulan sebelumnya, ekspor motor Agustus 2026 masih mencatat pertumbuhan jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Karyawan AHM melakukan proses perakitan sepeda motor New Honda Sonic 150R di pabrik AHM di kawasan Pegangsaan, Jakarta Timur. Ekspor Motor Tembus 432.842 Unit hingga Agustus Pada Agustus 2025, ekspor motor CBU Indonesia tercatat sebanyak 47.446 unit. Artinya, realisasi Agustus tahun ini lebih tinggi 2.808 unit atau 5,9 persen secara year on year (YoY). Secara year to date (YTD), kinerja ekspor sepeda motor Indonesia masih menunjukkan pertumbuhan positif. Agustus 2026, total motor CBU yang diekspor mencapai 432.842 unit. Angka tersebut meningkat 66.611 unit dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencatat 366.231 unit. Ilustrasi perakitan motor di pabrik Yamaha Dengan demikian, ekspor motor Indonesia sepanjang delapan bulan pertama tahun ini tumbuh sekitar 18,2 persen secara YoY. Juli Jadi Titik Tertinggi Ekspor Motor 2026 Capaian tersebut ditopang oleh kinerja ekspor yang relatif konsisten di sebagian besar bulan. Pada Januari 2026, ekspor mencapai 52.924 unit, kemudian naik menjadi 57.688 unit pada Februari. Setelah itu, ekspor tercatat 48.970 unit pada Maret, 52.411 unit pada April, dan 54.759 unit pada Mei. Pada Juni, pengiriman sedikit turun menjadi 50.067 unit sebelum melonjak ke level tertinggi tahun ini pada Juli, yakni 65.769 unit. Suzuki Address 2025 pakai Rear Carrier model Eropa di PRJ 2025 Namun, momentum tersebut tidak berlanjut pada Agustus. Ekspor kembali turun ke 50.254 unit. Dengan capaian tersebut, Juli masih menjadi bulan dengan ekspor motor CBU tertinggi sepanjang Januari-Agustus 2026. Pada bulan tersebut, pengiriman mencapai 65.769 unit. Sementara Agustus menjadi salah satu bulan dengan capaian terendah sepanjang tahun, meski masih lebih tinggi dibandingkan Agustus 2025. Secara keseluruhan, pertumbuhan YTD sebesar 18,2 persen menunjukkan permintaan pasar ekspor terhadap sepeda motor produksi Indonesia masih cukup kuat. Ilustrasi pabrik TVS di Indonesia Berikut ini angka ekspor motor CBU Indonesia 2026: Januari: 52.924 unit Februari: 57.688 unit Maret: 48.970 unit April: 52.411 unit Mei: 54.759 unit Juni: 50.067 unit Juli: 65.769 unit Agustus: 50.254 unit - Total Januari-Agustus 2026: 432.842 unit- Total Januari-Agustus 2025: 366.231 unit