Ekspor sepeda motor rakitan dalam negeri pada November 2025 rupanya merosot cukup tajam. Hal ini berdasarkan data yang dihimpun dari situs resmi AISI (Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia) pada Rabu (10/12/2025). Sepanjang bulan lalu, pabrikan hanya mampu mengirim 43.426 unit ke pasar mancanegara. Angka ini turun 11,39 persen dibandingkan Oktober 2025 yang mencapai 49.009 unit. Jika dibandingkan November 2024, penurunan kinerjanya bahkan lebih dalam, yakni 26,23 persen dari capaian 58.868 unit pada periode yang sama tahun lalu. Ilustrasi perakitan motor di pabrik Yamaha Secara kumulatif, total ekspor Januari–November 2025 berada di angka 502.592 unit, atau melemah 2,78 persen dibandingkan periode Januari–November 2024 yang mencapai 516.969 unit. Pelemahan tidak hanya terjadi pada ekspor motor CBU. Ekspor Completely Knocked Down (CKD) pada November 2025 juga terkoreksi menjadi 609.521 unit, turun 14,86 persen dari Oktober 2025 yang mencatat 715.873 unit. Ilustrasi pabrik motor Benelli di Klapanunggal, Bogor, Jawa Barat Tren serupa terlihat pada ekspor part-by-part yang pada November 2025 hanya mencapai 12.063.831 unit, turun 15,77 persen dari posisi Oktober 2025 yang masih berada di angka 14.321.648 unit. Penurunan yang berlangsung serempak pada motor utuh, CKD, maupun part-by-part menunjukkan bahwa tekanan ekspor berlangsung cukup merata pada November. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang