Mobil hybrid mengandalkan baterai sebagai salah satu komponen penting untuk mendukung kinerja sistem penggerak. Kondisi baterai perlu diperhatikan karena penurunan kesehatan baterai dapat memengaruhi performa sekaligus efisiensi konsumsi bahan bakar mobil hybrid. Selain itu, pemilik mobil hybrid juga perlu mempertimbangkan biaya penggantian baterai yang masih tergolong mahal. Kesehatan Baterai Dosen Teknik Mesin Universitas Gadjah Mada (UGM) Jayan Sentanuhady mengatakan, kesehatan baterai pada mobil hybrid perlu dikontrol karena dapat menentukan performa dan efisiensi kendaraan. Baterai mobil hybrid Toyota “Bila baterai sudah kurang sehat, misal sudah 50 persen mengalami penurunan, maka kemampuannya untuk menyimpan energi tinggal setengahnya, dampak di mobil hybrid, konsumsi BBM jadi meningkat dan performa agak kurang responsif,” ucap Jayan kepada Kompas.com, belum lama ini. Menurut Jayan, penurunan kemampuan baterai dalam menyimpan energi membuat sistem hybrid tidak dapat bekerja seoptimal ketika kondisi baterai masih sehat. Akibatnya, mesin bensin dapat bekerja lebih sering untuk membantu memenuhi kebutuhan tenaga kendaraan. Kondisi tersebut pada akhirnya dapat membuat konsumsi bahan bakar meningkat. Selain berdampak pada efisiensi, kondisi baterai juga dapat memengaruhi respons kendaraan saat digunakan. Harga Baterai Masih Mahal Selain performa dan konsumsi bahan bakar, kondisi baterai juga perlu diperhatikan karena biaya penggantiannya masih cukup tinggi. Jayan mengatakan, gambaran mengenai biaya baterai dapat dilihat dari kendaraan listrik murni. Saat ini, harga baterai mobil listrik masih dapat mencapai sekitar 50 persen dari harga unit kendaraan baru. “Harga ini seiring waktu akan semakin murah, tapi untuk saat ini masih lumayan mahal, sedangkan pada mobil hybrid bisa lebih murah karena kapasitasnya cenderung lebih kecil,” ucap Jayan. Meski demikian, biaya penggantian baterai mobil hybrid tidak selalu sama. Besarnya biaya bergantung pada jenis kendaraan, kapasitas baterai, teknologi yang digunakan, serta ketersediaan komponen pengganti. Karena itu, kondisi baterai menjadi salah satu hal yang sebaiknya diperiksa ketika membeli mobil hybrid, khususnya kendaraan bekas.