Belakangan ini banyak mobil dibekali dengan teknologi mesin turbo atau turbocharger. Salah satunya Mitsubishi Destinator, sport utility vehicle SUV 7 seaters, bermesin turbo MIVEC 1.500 cc. Rifat Sungkar, Brand Ambassador Mitsubishi Motors Indonesia mengatakan mesin turbo modern tak hanya mengejar tenaga tapi juga efisiensi, sehingga lebih irit BBM. “Mobil ini turbo, namun efisiensi bahan bakarnya seperti mobil bensin. Jadi ketika dia stop and go, dia bisa menciptakan tenaga 1.500, tapi ketika mobil ini butuh turbo, baru keluar conversion kit-nya tenaganya sekitari 1.6 sampai 1.7 kali,” ucap Rifat dalam keterangan resminya. Menurut Rifat, mesin turbo pada mobil modern dan jadul memiliki perbedaan tujuan cukup signifikan. Pasalnya, mobil-mobil high-end rata-rata sudah pakai mesin turbo, tapi mesin turbo yang sangat efisien. “Dengan teknologi yang ada sekarang, injector mobilnya ada 8, mobil biasa 4, tadi, kompresinya biasanya 8, ini 11 dan turbo-nya hanya bermain ketika kita panggil, bukan karena dia mekanikal namun sesuai kebutuhan,” ucap Rifat. Sehingga, menurut Rifat, mesin turbo pada Destinator efisiensinya dapat, performanya juga dapat. Dengan kata lain, CC kecil, namun tenaganya besar. Begini posisi duduk saat berkendara dengan Mitsubishi Destinator “Saya rasa untuk mesin turbo itu kan kuncinya adalah panas. Semakin panas mesinnya, semakin besar tenaga yang dihabiskan. Jadi walaupun mesinnya dia turbo, gak usah yang namanya geber-geber, karena itu memancing turbo bekerja ekstra,” ucap Rifat. Bila mesin turbo dipaksa kerja ekstra, akan terjadi peningkatan suhu cukup signifikan padahal tidak perlu pada mesin modern. “Kita percaya saja, tenaganya itu kan mesinnya sudah terkontrol, jadi tidak usah dipancing-pancing dengan gaya nyetir yang agresif.” ucap Rifat. Hitung konsumsi BBM Mitsubishi Destinator Destinator mengusung mesin turbo yang kencang, andal, dan efisien. Mesin ini diberi kode 4B40 berkapasitas 1.500cc MIVEC dengan water-cooled intercooler yang mampu menghasilkan tenaga 163 PS dan torsi 250 Nm. Fitur tenaga dan efisiensi mesin ini amat diidam-idamkan para pengguna mobil harian yang menyukai mesin gesit namun irit. Dengan dukungan teknis memadai di bengkel resmi Mitsubishi Motors terdekat, mesin turbo modern Destinator sebenarnya sangat mudah dirawat. Bahkan perawatan dan perlakuannya sama saja dengan mesin bakar konvensional non-turbo. Tak perlu perhatian khusus. Jika dulu mesin turbo wajib dijeda beberapa saat sebelum dimatikan sehabis dipakai, maka isu tersebut tak diperlukan lagi pada mesin Destinator. Keberadaan sistem pendingin turbo dengan prinsip water-to-air mampu menjaga suhu udara yang dimampatkan ke mesin tetap stabil. Test drive Mitsubishi Destinator Mesin turbo 1,5 liternya, yang dipadukan dengan Continuously Variable Transmission (CVT) yang dioptimalkan untuk efisiensi bahan bakar dan akselerasi, menghasilkan respons yang bertenaga dan memuaskan. Selain itu, sembari mengadopsi sistem penggerak roda depan, Mitsubishi Motors memadukan teknologi all-wheel control nya yang canggih, termasuk Active Yaw Control (AYC), untuk menghadirkan pengendaraan yang aman dan andal di berbagai permukaan jalan dan kondisi cuaca. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang