Mobil keluarga berkapasitas tujuh penumpang masih menjadi pilihan banyak konsumen untuk menunjang aktivitas harian, termasuk untuk kebutuhan kerja. Salah satu yang kerap ditemui di jalanan adalah Wuling Confero. Ajo, warga Cipinang Jaya, Jakarta Timur, membagikan pengalamannya menggunakan Confero tahun 2022 bertransmisi ACT (Automatic Clutch Transmission) yang dibeli dalam kondisi baru pada Juli 2022. Hingga kini, Ajo menyebut bahwa mobilnya sudah menempuh jarak sekitar 50.000 kilometer. Menurut Ajo, salah satu kelebihan utama Confero yang ia rasakan adalah ketangguhannya saat dipakai bekerja seharian. Wuling Confero 2022. “Tangguh dibawa kerja sehari-hari. Mobil ini juga terasa cukup nyaman digunakan meski dipakai dengan intensitas tinggi,” ujarnya kepada Kompas.com, Senin (23/2/2026). Interior Wuling Confero 2022. Namun demikian, ia mengakui ada catatan dari sisi konsumsi bahan bakar. Untuk pemakaian dalam kota, konsumsi BBM berada di kisaran 1:10, sementara untuk perjalanan luar kota atau tol bisa mencapai 1:12. Angka tersebut dinilai cukup boros untuk mobil di kelasnya. Kabin Wuling Confero 2022. Soal performa, Ajo menyebut kemampuan mobil saat melibas tanjakan cukup baik, termasuk ketika digunakan ke daerah dengan kontur jalan menanjak seperti kawasan Puncak, Bogor. “Tanjakan dilibas dengan baik sesuai momentum. Kalau kita bisa jaga putaran mesin dan nggak kehilangan tenaga di awal, mobilnya masih kuat,” katanya. Artinya, teknik berkendara berpengaruh terhadap performa di medan menanjak. Menurutnya, selama pengemudi mampu menjaga momentum dan memilih gigi yang tepat, tenaga mesin masih mencukupi untuk membawa tujuh penumpang. Wuling Confero dibekali mesin 1.485 cc empat silinder yang menghasilkan tenaga sekitar 98 tk dan torsi 135 Nm. MPV ini memiliki panjang 4.530 mm, lebar 1.691 mm, dan tinggi 1.730 mm dengan jarak sumbu roda 2.720 mm, dimensi yang cukup lapang untuk mengangkut tujuh penumpang. Mobil ini juga memiliki Ground clearance 205 mm, membuatnya cukup aman melintasi jalan tidak rata. Dari sisi perawatan, ia mengaku biaya servis rutin tidak sampai Rp 1 juta. Perawatan yang dilakukan tergolong standar seperti penggantian oli dan filter. “Menurut saya cukup mudah ya, servis biasa, ganti oli dan filter. Sejauh ini belum mengalami kesulitan yang berarti. Sampai sekarang, komponen yang pernah diganti hanya aki dan filter oli,” ujarnya. Untuk urusan pajak tahunan, Ajo menyebut nominal yang dibayarkan sebesar Rp 2.481.000. Dengan biaya operasional dan pajak tersebut, ia menilai Confero masih cukup rasional untuk menunjang kebutuhan kerja harian di wilayah perkotaan seperti Jakarta Timur. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang