Wuling Cortez Darion EV tidak hanya menyajikan tampilan eksterior yang menarik. Saat saya memasuki kabinnya, kesan premium dan elegan tetap terasa, meskipun harganya jauh di bawah MPV premium. Sebagai MPV listrik yang menyasar segmen keluarga menengah ke atas, Wuling mampu mengakomodasi kebutuhan konsumen Indonesia dengan kabin yang lapang. Selain itu, konfigurasi bangku dengan captain seat membuatnya terasa seperti mobil premium. Nuansa Kabin: Perpaduan Minimalis dan Elegan Begitu membuka pintu, aura kabin Cortez Darion EV terasa minimalis, tapi di saat yang bersamaan tetap elegan. Wuling menerapkan konsep Dual-Tone Interior yang membuat tampilannya menjadi lebih dinamis. Interior Wuling Cortez Darion EV Material soft touch kini tersebar lebih merata, mulai dari panel pintu hingga dashboard. Tidak ada lagi kesan plastik kaku yang mendominasi; berganti dengan material sintetis berkualitas tinggi yang dipadukan dengan jahitan asli (real stitching), memberikan impresi kemewahan yang konsisten saat disentuh. Dashboard Futuristik Sisi teknologi menjadi menu utama pada dashboard. Cortez Darion EV mengusung layar panel instrumen full digital berukuran 10,25 inci yang terintegrasi apik. Pada bagian tengah, tersedia layar head unit melayang (floating) dengan ukuran yang lebih masif, mencapai 12,3 inci. Namun, yang menarik, Wuling menghilangkan banyak tombol fisik. Hanya ada tombol untuk kontrol AC, sementara pengaturan kendaraan kini terpusat pada layar sentuh tersebut, menciptakan tampilan yang bersih dan futuristik. Interior Wuling Cortez Darion EV Menjaga Tradisi Captain Seat Sebagai mobil keluarga, kenyamanan penumpang tetap menjadi prioritas utama. Wuling menawarkan konfigurasi Captain Seat di baris kedua, lengkap dengan armrest mandiri. Sayangnya, kursi elektrik hanya ada di bangku pengemudi dan captain seat. Selain itu, pengaturan ventilated seat untuk bangku pada baris kedua juga hanya bisa dioperasikan melalui head unit. Interior Wuling Cortez Darion EV Konsol Tengah yang Lebih Luas Area konsol tengah lebih fungsional, karena tidak banyak tombol. Wuling memanfaatkan ruang ini untuk menyediakan Wireless Charging Pad untuk pengisian daya ponsel tanpa kabel. Kemudian, ada Cupholder dengan desain yang lebih dalam. Lalu, ada juga ruang penyimpanan tambahan di bawah konsol (floating center console) yang cukup luas untuk menyimpan tas kecil atau gawai. Interior Wuling Cortez Darion EV Kesimpulan Wuling Cortez Darion EV berhasil mempertahankan standar kenyamanan khas MPV keluarga dengan sentuhan interior yang jauh lebih mewah dan modern. Penggunaan material soft touch yang lebih dominan serta konfigurasi captain seat di baris kedua memberikan impresi premium yang kuat, menyerupai mobil di segmen harga yang lebih tinggi. Namun, di balik kemewahan tersebut, mobil ini memiliki beberapa aspek yang perlu diperhatikan terkait aspek ergonomis dan distribusi fitur. Kelebihan utama terletak pada kabin yang lapang, desain interior dual-tone yang elegan, serta konsol tengah fungsional yang dilengkapi wireless charging. Sementara itu, kekurangan terlihat pada pengaturan ventilated seat baris kedua yang kurang praktis karena harus diakses melalui head unit, serta belum meratanya fitur kursi elektrik yang hanya terbatas pada pengemudi dan bangku baris kedua saja. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang