Toyota Fortuner bermesin diesel masih menjadi salah satu SUV ladder frame yang cukup diminati di Indonesia. Selain tampil gagah, mobil ini juga dikenal punya karakter tangguh untuk penggunaan harian maupun perjalanan jarak jauh. Andre, pemilik Toyota Fortuner VRZ tahun 2021 turut membagikan pengalamannya menggunakan mobil tersebut sebagai kendaraan sehari-hari sekaligus teman perjalanan luar kota. “Mobil ini saya gunakan sebagai kendaraan harian sekaligus kendaraan untuk perjalanan jarak jauh, karena secara karakter memang cukup fleksibel untuk kebutuhan dalam kota maupun luar kota. Terutama overland,” kata Andre kepada Kompas.com, Senin (11/5/2026). Menurut dia, salah satu alasan utama memilih Fortuner karena SUV ini menawarkan kombinasi durabilitas, kenyamanan, dan karakter SUV yang kuat. "Fortuner dikenal sebagai mobil yang cukup reliable untuk pemakaian jangka panjang,” ujar Andre. Selain itu, ground clearance tinggi dan posisi berkendara khas SUV membuat dirinya merasa lebih percaya diri saat berkendara. Terutama saat melewati kondisi jalan yang beragam. Andre juga mengaku merasa lebih tenang menggunakan Fortuner karena didukung jaringan servis Toyota yang cukup luas di berbagai daerah. "Jaringan servis Toyota juga luas, sehingga lebih tenang untuk pemakaian harian maupun perjalanan luar kota,” ujarnya. Toyota Fortuner diesel Tidak hanya soal fungsi, desain Fortuner juga menjadi salah satu daya tarik bagi dirinya. Menurut Andre, tampilan SUV ini masih terlihat matang dan mudah disesuaikan dengan karakter pemiliknya. “Selain itu, secara desain Fortuner juga punya karakter yang cukup dewasa dan mudah disesuaikan dengan gaya personal saya,” kata Andre. Meski begitu, ia mengakui Fortuner tetap memiliki beberapa kekurangan yang dirasakan selama pemakaian. “Kekurangan pertama, kenyamanan suspensi menurut saya masih terasa khas SUV ladder frame, jadi tidak sehalus sedan atau crossover monokok, terutama saat melewati jalan kurang rata,” ujar Andre. Selain itu, konsumsi bahan bakar juga dinilai tidak bisa dibilang irit mengingat ukuran bodi dan kapasitas mesin yang cukup besar. Andre mengaku untuk konsumsi BBM dalam kota ada di angka 9 km per liter (kpl). “Karena dimensi mobil besar dan mesinnya juga cukup besar. Jadi harus realistis dengan biaya operasionalnya,” kata dia. Andre juga menyoroti ukuran bodi Fortuner yang cukup besar sehingga kadang kurang praktis saat digunakan di area perkotaan yang padat. “Dimensi mobil yang besar kadang kurang praktis untuk area parkir sempit atau mobilitas di jalan kota yang padat. Jadi pengemudi memang perlu terbiasa dengan ukuran mobilnya,” ujar Andre. Secara keseluruhan, Toyota Fortuner diesel masih dianggap menarik buat pengguna yang mencari SUV tangguh dengan karakter kuat untuk pemakaian jangka panjang. Mobil ini dinilai unggul dari sisi durabilitas, rasa aman saat berkendara, serta fleksibel dipakai harian maupun perjalanan jauh. Namun, calon pemilik juga perlu memahami konsekuensi dari karakter SUV ladder frame. Kenyamanan suspensi tidak sehalus crossover modern, konsumsi BBM cenderung lebih besar, dan dimensi bodi yang bongsor membutuhkan adaptasi saat dipakai di area perkotaan. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang